@onyulbakpau Mau bagaimana pun ingat KJMU asalnya dari pengumpulan pajak, itu swadaya masyarakat bukan dari dompet pejabat. Justru mereka yang gajinya dari rakyat harusnya mengumpulkan aspirasi dan buat kebijakan yang baik. Bukannya menjadikan program kebijakan sebagai alat pengancaman.
“TIDAK ADA SURAT IZIN DEMO DARI BEM UI.”
LAH KOK MAHASISWA BELOM DATANG, GAS AIR MATA UDAH ADA??? kalau misalnya gak ada surat izin dari BEM harusnya kalian terperanjat, terhentak, kaget, tak menyangka, bergumam sendu dan menatap nanar.
anjg gw lg makan di resto trs deket gw ada anak sma lagi pacaran, cowonya bilang “sebenernya aku mau ajak ke tempat yang lebih jauh, tapi bensin sekarang mahal” YA ALLAH ADEKK KASIAN BGT PACARANNYA DI INDONESIA 😭
Tadi pada nyanyi Indonesia Raya! Sbnrnya gw cm kedengeran “Indonesia Raya merdeka merdeka tanahku negeriku yang ku cinta” tp jd pengen nangis soalnya sebagian besar rakyat Indonesia masih jauh dari kata merdeka…
Tapi hebat juga ya Jokowi mutusin pindah ibukota negara misahin pusat ekonomi dan pemerintahan. Bayangin pas IKN udah beroperasi penuh. Pusat pemerintahan jauh banget letaknya di seberang pulau dr pusat ekonomi.
Tadi siang abis ngasih duit 20,000 ke coworker karena dia seneng ngoleksi uang asing. Dia tanya pake bahasa Jepang; "WOW 20ribu!! Gede banget (nominalnya). kalo dalam Yen ini brp?"
Aku, nenghela napas dan kemudian meringis, "Du-dua ratus...."
Beneran dia mukanya kaget.
In case kalian lupa atau belum tau kenapa Universitas Indonesia “dipindahkan” ke Depok.
Marginalisasi secara fisik terjadi ketika pemerintah memindahkan lokasi kampus besar keluar kota. Pada masa itu, peminggiran ini dianggap sebagai pemutus akses informasi, relasi sosial, politik, dan organisasi mahasiswa.
Selain itu, ada trauma terhadap Peristiwa Malari (1974), di mana Soeharto menganggap bahwa gerakan mahasiswa sangat berbahaya untuk pembangunan ekonomi nasional.
Pemindahan UI ke Depok seiring dengan kebijakan politik yang membungkam gerakan mahasiswa. NKK/BKK (Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan) adalah kebijakan Orde Baru (1978) yang bertujuan mengontrol aktivitas mahasiswa dan mencegah gerakan kritis terhadap pemerintah.
Kalau kalian dejavu, ya memang saat ini kita berada di Orde Baru Jilid II.
Tapi menariknya kalau kita perhatikan sebenarnya sentimen negatif ke aksi demonstrasi itu sudah JAUH berkurang. Lots more people are listening. They are hoping.
Di-notice ekonom amrik lho ya 😹🫵
Jujur ini harusnya memalukan banget wkwk. Program yang dibangga-banggain cuma jd lahan basah buat dikorupsi.
Ga bisa dinafikan kalau 'Embegek' ini salah satu faktor terbesar situasi ekonomi negara kita kayak skrg.
SHAME ON U, MR. PRES!
i will say this again and again.
aksi kamisan itu engga 'percuma' karena aksi ini adalah bukti konkrit bahwa aksi damai ga akan pernah digubris pemerintah. aksi ini ngebuka mata kita kalo emang mau didenger, harus ada tindakan LEBIH karena kalo engga ya... liat sendiri.
berantem sm temen gue yg 02 voter krn dia ngerasa kenapa hrs marah sm pemerintah soal kenaikan pertamax di jam 2 pagi WAS NOT ON MY BUCKET LIST but i will FIGHT