Kita yang tinggal dikota pasti gak pernah dengar suara serangga ini.
Kalian pernah dengar yang mana Lur?
Aku sih yang kedua.
====
Serangga menghasilkan berbagai macam suara unik yang umumnya berfungsi untuk menarik pasangan, menandai wilayah, atau mendeteksi bahas bahaya.
Era udah AI, transaksi tinggal klak-klik dari HP, tapi Bank BNI masih terjebak di zaman batu. 🤡
Masa iya pasien sakit sampai harus DIBOPONG fisik masuk ke kantor cabang cuma demi urusan pencairan? Sistem kalian yang saklek atau emang rasa kemanusiaannya udah hangus dibakar target performa?
Pelayanan "Customer Centric" cuma jadi pajangan di brosur doang. Giliran nasabah butuh fleksibilitas karena kondisi darurat/sakit, empatinya nol besar. Birokrasi kaku dipelihara, kondisi manusia diabaikan.
Malu dong sama logo & slogan keren kalau memperlakukan nasabah sendiri ketiadaan nurani gini.
Gimana tanggapannya, @BNI@BNICustomerCare? Mau nunggu viral dulu baru ngerti konsep "layanan jemput bola"? 👎🔥
#BNI
📍 Bagaiamana Jika video ini diputar di DPR sebelum rapat.
Apakah RUU perampasan Aset dipercepat? Atau bunyi pasal yang mengatakan Fakir Miskin dipelihara oleh negara benar benar di aplikasi kan?
Nyesek banget ya, setelah kasus korupsi datang silih berganti, ada disisi daerah lain, warga yang sangat kesulitan hanya demi bertahan hidup.
Banyak hal yang tidak bisa kita duga terjadi, tapi karena iklas dan menerima segala hal merupakan idabah terpanjang seumur hidup .
Semoga kita tetap diberikan kemudah dan kelancaran ya dalam melakukan segala hal, netes bangetaliat video begini, saat ada beberapa pejabat flexing barang dan gaya hidup, warga nya sangat kesusahan menyambung hidup.
[THREAD] NYAWA WNI DIUJUNG TANDUK, NEGARA KEMANA?! 🚨🚨
Seorang WNI bernama Bayu (warga Bukittinggi, besar di Lubuk Basung) disekap di Myanmar. Videonya minta tolong udah beredar luas.
Nyawanya dipertaruhkan karena pelaku minta tebusan 220 JUTA! A THREAD. cc @Kemlu_RI @Portal_Kemlu_RI
1. Kronologinya bener-bener biadab. Bayu disekap di wilayah konflik Myanmar. Pihak keluarga di kampung halaman dapet ancaman yang sangat gak manusiawi: kalau dalam waktu 2 HARI tebusan Rp220 juta gak dibayar, Bayu bakal disiksa dan ORGAN TUBUHNYA AKAN DIPERJUALBELIKAN!
2. Bayangkan posisi keluarga sekarang. Duit dari mana 220 juta dalam dua hari? Sementara waktu terus berjalan, dan nyawa anak mereka diancam bakal dipreteli sama sindikat perdagangan manusia di sana. Ini udah bukan sekadar kasus penipuan kerja, ini DARURAT KEMANUSIAAN!
3. Yang bikin emosi, kenapa respons dari pihak berwenang selalu lambat kalau menyangkut rakyat kecil? Apa harus nunggu organ tubuh warga kita hilang dulu baru ada tindakan nyata? @Kemlu_RI tolong melek! Ini wargamu lagi ketakutan setengah mati minta pulang ke Indonesia!
4. Kita mendesak keras Pemerintah Pusat, khususnya @Kemlu_RI dan KBRI terkait, buat langsung gerak cepat. Jangan cuma keluarin statmen "masih didalami" atau "sedang berkoordinasi". Ini masalah JAM, bukan MINGGU. Nyawa orang taruhannya!
5. Jalur diplomasi internasional harusnya dipakai secara agresif. Pemerintah punya instrumen intelijen, punya jaringan bilateral. Gunakan itu semua sekarang juga buat lacak lokasi penyekapan Bayu dan selamatkan dia dari sindikat perdagangan organ itu!
6. Guys, tolong bantu ramaikan sampai dibaca sama pemangku kebijakan. Jangan biarkan Bayu berjuang sendirian di negeri orang tanpa kehadiran negara.
Negara gak boleh kalah sama sindikat kriminal luar negeri! Kemlu harus jemput Bayu SEKARANG JUGA!