@cloriavey Izin nambahiin.. bikin gamifying quests juga ternyata ngaruh di aku.. bikin sistem yang consistently bikin ngerasa dapet reward tiap ada yang dichecklist terus bar levelnya naik gituu... asik deh ✨️
kemaren ngeliat di ig ada bapak penjual starling paruh baya meninggal juga di jalanan gtu, sekarang driver ojek online.
sedih bgt anjir ni rakyat lo udah sampe kayak begini jir. tapi ya 28 RIBU ANAK-ANAK KERACUNAN aje cuma dianggep statistik nol koma nol nol sekian persen
MBG itu gak gratis ya, karna dibayar pake
- sulit nya akses pendidikan yang layaj
- keracunan makanan
- sulitnya lapangan pekerjaan
- pemulihan bencana yang lamban
- gaji honorer yang tak ber prikemanusian
- hilangnya nyawa anak karna tak sanggup beli buku dan pena
Silahkan menjilat kembali dan menangislah kalian semua seperti yang Pern kalian lakukan dulu 10/100
Kepikiran bikin cerita fiksi.
----
Premis:
Seorang bapak, kepala keluarga, tiap malam nongkrong di panggung dangdut kampung. Nyawer.
Awalnya receh.
Lama-lama jutaan.
Sampai ngutang koperasi.
Di rumah:
Anak 4 orang
SPP nunggak
Istri gali lubang tutup lubang
Utang warung menumpuk
Tapi dia merasa dirinya benar.
Konflik:
Istri menegur.
“Itu uang buat sekolah anak, Pak.”
Dia marah.
Merasa tidak dihargai.
Merasa dizalimi.
Lalu dia bikin status di Facebook:
“Saya dituduh menghamburkan uang buat nyawer. Padahal itu uang hasil penghematan dari jajan anak dan belanja makan.”
Netizen terbelah:
Ada yang simpati
Ada yang menghujat
Rasionalisasi:
“Kalau uangnya saya kasih ke rumah, nanti juga habis dikorupsi keluarga saya. Mending saya sawer. Jelas transparan. Saya lihat langsung hasilnya. Penyanyinya senang.”
----
Menurut kalian, ending yang paling realistis buat cerita ini apa ya?
Nanti ada muslim liat tulisan "ka fa ro" di jidat Dajjal terus ngasih tau orang lain "Guys itu Dajjal! Hati2!"
dan warga X be like, "HEH! ELO beraninya ngejudge our savior sebagai KAFIR? Berasa punya kunci surga lo sampe ngatain orang lain kafir? Dia bantu nurunin hujan jir!"