Tidak lama kerja, menikah, belum sempat menikmati gaji sendiri, liburan sana sini tidak ada. Lanjut nikah. Setelah menikah punya anak, kerja keras untuk susu pempers, biaya sehari2, sama suami. Sering di remehkan kerja swasta, krn gak PNS padahal kami bisa makan dari sini.
Jangan suruh resign, karna aku pernah nganggur 2 tahun berjuang, jualan apa aja biar gak bisa beli apa2 pakai uang sendiri, setelah 2 tahun lulus kuliah baru dpt kerja tetap. Jangan di tanya bgm kesehatan mental. Pastinya krn Tuhan bisa kuat.
Sampai hari ini selalu usahakan bawa Alkitab, seperti merasa bersalah banget buka Alkitab di HP. Apalagi yaa liat banyak sekali alkitab dirumah. Maaf ya lebay mmg begini perasaannya