parents of older kids always be saying “I’d give anything for another day with my kids when they were little”. It’s always a day. Never a month or a year. Never even a week. 🤔
Russian woman goes viral for a neck-stretching routine that made the internet collectively panic
Tolyatti resident used a special device on a pull-up bar, saying it helps stretch the spine
No need to say the comments section exploded — don’t mind her, she’s just hanging around
@FujinoCinema Have you seen Kim Ki-duk's works? I would love to see one of his movies on the list:
- Spring, Summer, Fall, Winter.. and Spring (2003)
- Pieta (2012)
- Arirang (2011)
Album “Nederlands Indië Zoals het Was” (“Hindia Belanda Seperti Dulu”), yang diterbitkan secara mandiri oleh seniman dan ilustrator Belanda Menno van Meeteren Brouwer (1882–1974).
Sang seniman tinggal di Medan, Hindia Belanda (Indonesia), dari tahun 1910 hingga 1922, di mana ia menjadi cukup dikenal karena ilustrasi-ilustrasinya yang serius maupun humoris. Pada tahun 1924 ia pindah ke Rijswijk di Belanda, dan pada tahun 1956 ia menerbitkan album ilustrasi tentang masa hidupnya di Indonesia ini.
Dalam pengantarnya, ia menjelaskan bahwa publikasi ini dimaksudkan untuk mengingatkan orang-orang Belanda yang telah direpatriasi tentang masa-masa indah yang telah berlalu—sesuatu yang mungkin dianggap cukup menyinggung saat ini, mengingat era kolonial tidak lagi dipandang secara positif seperti dahulu, untuk mengatakannya secara halus.
Konteks tersebut perlu diingat ketika mengagumi karya seni Van Meeteren Brouwer, yang merupakan seorang seniman berbakat. Meskipun ilustrasi-ilustrasinya bersifat romantis dan, bagi mata kita sekarang, terkesan meremehkan masa kelam tersebut, karya-karya itu tetap indah dan bahkan humoris jika dilihat melalui sudut pandang zamannya. Ilustrasi-ilustrasi itu menarik untuk disimak dan tentu saja memiliki arti penting secara historis sebagai propaganda kolonial (atau bahkan lebih tepat disebut propaganda pascakolonial).
Album ini berjudul “Nederlands Indië Zoals het Was” (“Hindia Belanda Seperti Dulu” atau “Hindia Belanda Sebagaimana Adanya”), dan jika ada sesuatu yang ditunjukkannya, maka itu adalah gambaran tentang negeri yang dijajah sebagaimana dilihat oleh salah satu penjajahnya sendiri.
Menno van Meeteren Brouwer
NEDERLANDS INDIË ZOALS HET WAS
1956
Unduh : Melalui tautan situs web kami yang ada di bio.
#catatannusantara
DNA is really so crazy, have y'all heard that story about the woman who had a baby with her husband and when he got a DNA test done he wasn't the father the mother insisted he was the dad so much so that they repeated the test numerous times the couple got divorced and the man refused tor be in the child's life it later came out based off the DNA results that he wasn't the father but the uncle of the child which was impossible because he was an only child after a more extensive DNA test they found out the husband was actually a chimera which essentially means he had a twin brother that he ate in utero essentially absorbing his DNA. So basically the unborn, twin brother was the father even though the husband bore the child.
@Runnilune Wah seru pasti ngobrol langsung sama mereka. Satu lagi yang unik: rusia itu barat bukan, timur juga bukan. Kalo kata berdyaev: 'apa/siapa itu rusia?' adalah proklyaty vopros, pertanyaan terkutuk! Setelah sekian lama, ia punya kesimpulan, jawaban dari pertanyaan itu: nye znayu 😭