"Jangan Resah, Jiwa Saya Bahagia": Pesan Menyejukkan Ustaz Jazir ASP di Penghujung Usia
Dunia dakwah Indonesia kembali berduka atas wafatnya sosok visioner, Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustaz Muhammad Jazir ASP. Namun, di tengah kesedihan ini, sebuah video terakhir beliau beredar dan menjadi penguat bagi kita semua yang ditinggalkan.
Meski terbaring lemah dengan alat bantu pernapasan, Ustaz Jazir memberikan "kuliah" terakhir tentang hakikat kematian yang sama sekali jauh dari kata menakutkan.
Kematian Bukan Hal yang Mengerikan
Dalam rekamannya, beliau secara sadar meminta momen tersebut diabadikan untuk membuktikan bahwa perjalanan menuju Alam Barzakh tidaklah pedih.
"Alam Barzakh itu tidak mengerikan, tidak menakutkan, tidak menyakitkan. Jika Izrail datang memanggil... tidak (menggigil ketakutan) seperti itu," ujar beliau dengan tenang.
Jasad Boleh Menderita, Tapi Ruh Bahagia
Bagian paling menyentuh adalah saat beliau meminta jamaah dan keluarga untuk tidak bersedih melihat kondisi fisiknya yang penuh alat medis. Beliau menjelaskan perbedaan kontras antara penglihatan manusia dan rasa yang dialami ruh:
Perspektif Manusia: Melihat raga yang menderita karena sakit dan alat rumah sakit.
Perspektif Ruh: Merasakan kebahagiaan dan perjalanan "pulang" yang membahagiakan.
"Kalau hari ini saya memburuk, terus mati, jangan resah... Kita melihat dia menderita, tapi ruh dan jiwanya, itu bahagia," pesan beliau.
Warisan Keberanian & Ketenangan
Ustaz Jazir tidak hanya meninggalkan warisan manajemen masjid Jogokariyan yang mendunia, tetapi juga contoh nyata keberanian menghadapi takdir Ilahi dengan senyuman. Beliau menutup pesannya dengan optimisme menuju keabadian bersama amal-amal salihnya.
Sugeng kundur, Ustaz Jazir ASP. Ketenangan wajahmu adalah bukti nyata indahnya akhir yang husnul khotimah.
#UstazJazirASP #MasjidJogokariyan #Jogokariyan #KabarDuka #HusnulKhotimah
Hizb-ut Tahrir öncülüğünde düzenlenen "Filistin'e Destek" yürüyüşü, Endonezya'nın başkenti Jakarta'da gerçekleştirildi ve ABD Büyükelçiliği önüne kadar devam etti.
#AynalMuslimun#WeNeedKhilafah
Wa cek di BHUMI, damn, beneran udah ada HGB nya.
Gila ini kantor BPN! Pakai dasar apa keluarin? Tanah Musnah? Bohong kalau KemenAgraria gak tahu apa2! Itu instansinya!
Dan kalau HGB mah sudah pasti PERUSAHAAN/BADAN HUKUM.
Dua titik sama pada BHUMI & Google Map:
@ainunnajib@HaedarNs Artinya:
“Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang bulan sabit. Katakanlah, “Itu adalah (penunjuk) waktu
bagi manusia
dan (ibadah) haji.”
https://t.co/5nl9eP7FBt
Kriteria KHGT selengkapnya:
- Konjungsi terjadi sebelum pukul 00.00 waktu universal (UTC) alias waktu Greenwich (GMT)
- Posisi hilal saat Matahari terbenam di mana pun di muka Bumi sudah ada yang mencapai ketinggian 5 derajat dan elongasi 8 derajat atau disingkat posisi 5-8
@salimafillah Terakhir, prinsip permulaan hari dalam KHGT mengacu pada kesepakatan internasional tentang waktu, yaitu dimulai dan berakhir pada saat tengah malam di garis bujur 180 derajat.
https://t.co/owAC8bkeS1