Ejek-ejekan nama bapak, ras dan ciri fisik menjadi panggilan sehari-hari, juga kata-kata kotor, menghiasi masa kecil saya, mungkin juga Anda. Dulu kita santai-santai saja. Setelah ceng-cengan, pulang cengengesan. Berkelahi seharian, pulang baikan. Kenapa sekarang sesensitif ini?
@FiersaBesari Mulai dari situlah, akan ada do'a yang terus mengalir disepertiga malamku. tiada henti hentinya kusebut namamu, hingga akhir Tuhan yang menjadi penentu, kau memang layak untukku atau hanya hadir untuk sebatas temu.