Kami pastikan ini smua data lama 2017-2020 dan bukan data terlalu urgent..
Pernah di up juga oleh akun Bjorka,Stop kepanikan dan stop ketakutan,sekali lagi masih banyak hacker yang Merah Putih,hanya saja kami sayangkan sikap Kominfo yang lempar kesalahan
#BudiArieMundur
Malam ini, diberi ijazah ini :
Astaghfirullahal ‘Adhim 7X
La ilaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin X3
Rabbana dholamna anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin 3X
Gih Mbah. Siap.
Mbak @NajwaShihab smg berkenan mengundang ALMAS TSAQIBBIRU ke acara MATA NAJWA.
Tentu sj hal ini sgt penting mengingat keberhasilannya di dlm memgukir sejarah di Mahkamah Konstitusi @officialMKRI.
Jk tdk berani sendiri bs didampingi ayahnya Boyamin Saiman.
YG SETUJUN RTL.
"Kenapa PKB tetap Besar tanpa Gus Dur?"
Kita sebenarnya tak ragu sedikit pun bahwa warga NU mayoritas lebih mendukung Gus Dur dibanding Cak Imin. Namun saat PKB menyingkirkan Gus Dur, kenapa PKB tetap besar?
Saat Cak Imin dinyatakan sebagai Ketua Umum PKB yang sah, maka dia memimpin orang-orang yang sudah "dinyamankan" oleh partai. Siapa itu? Para anggota DPR/DPRD.
Apakah para anggota dewan yang sudah duduk itu rela melepas kursinya untuk membuktikan mendukung Gus Dur? Tentu tidak.
Mereka lebih memilih mendukung Cak Imin dan tetap "bekerja keras" di kantong suara (baca: nahdliyin) bahwa PKB tetap partainya orang NU. Sesekali dibumbui cerita bahwa Gus Dur itu sengaja buat konflik dengan Cak Imin. Cerita bahwa Cak Imin berkonflik itu memang diutus Gus Dur.
Tambahan cerita ini pada akhirnya dikonfirmasi putrinya Gus Dur bahwa itu tidak benar.
Dengan posisi menjabat, tentu orang-orang PKB kubu Cak Imin lebih mudah memengaruhi konstituen.
Dengan berbagai program dari uang negara (program resmi), anggota dewan tentu bisa "membantu" banyak keperluan konstituen agar suara nahdliyin tidak pindah ke mana-mana.
Apalagi Cak Imin juga sempat jadi menteri, tentu banyak kemudahan yang bisa dikonversikan menjadi suara partai.
Saat ini banyak akun pengurus, caleg, ataupun yang sudah menjadi anggota legislatif dari PKB bersuara terus-menerus melindungi Cak Imin dari serangan pihak lain. Dari akun palsu dengan ava cewek cantik, hingga akun asli dan resmi (blue), semua sangat aktif.
Simpelnya: buzzer bayaran sampai buzzer yang rela keluarkan duit, semua bekerja melawan para pendukung Gus Dur yang (tampaknya) duitnya nggak banyak.
Mendirikan partai itu tidak gampang. Perlu dana besar dan "momentum" yang tepat untuk bisa membuatnya besar. Apalagi sekarang ada Praliamentary Threshold 4%, membangun partai baru dan masuk Senayan itu sangatlah sulit.
Mendirikan partai itu seperti mendorong truk besar mogok. Di awal perlu banyak tenaga (biaya) untuk mendorong truknya. Berat dan tidak sebentar untuk bisa buat mesin menyala (masuk Senayan).
Dan jika akhirnya mesinnya menyala, truk baru bisa buat mengangkut para pendorong menuju tempat yang diinginkan.
Gus Dur adalah orang yang memimpin jemaah NU mendorong truk mogok itu selepas reformasi hingga jalan. Lalu saat truk sudah berjalan lancar, Gus Dur didorong turun dari truk.
Penumpang truk lain, yang mungkin dulu dukung Gus Dur, juga tak berani berbeda pendapat sama sopir karena mereka bisa disuruh turun dari truk juga.
Gus Dur bersama beberapa penumpang yang diturunkan dari truk, berusaha bikin truk baru dan mendorongnya. Tapi momentum sudah tak ada.
Beda dengan saat Megawati membuat PDI Perjuangan yang justru momentumnya sangat tepat. Truk baru bernama PDIP itu dapat momentum dengan kondisi jalan yang agak menurun. Enteng. Tak perlu banyak biaya.
Sedangkan truk baru yang rencananya akan dibuat kubu Gus Dur, tak ada momentumnya. Warga nahdliyin banyak yang sudah nyaman di truk lama. Sedangkan sisanya, sudah lelah kalau harus dorong truk lagi.
Bagi Anda yang mendukung Gus Dur sampai sekarang, menurut saya akan kesulitan membendung truk PKB yang sudah melenggang dengan nyamannya.
Truk yang sudah jalan itu bisa keliling ke basis-basis suara (ponpes) dengan membantu segala kebutuhan mereka.
"PKB Perjuangan" (partai pendukung Gus Dur) hanya bisa mengalahkan PKB jika menemukan momentum yang tepat. Entah seperti apa dan kapan, kita tak bisa menebak.
Saya menulis ini karena melihat para pendukung Gus Dur diserbu oleh pendukung Cak Imin. Lihat saja akunnya mbak @AlissaWahid, mas @sahaL_AS atau mas @savicali.
Saya tak membela mereka dengan masuk ke bagian penyebab konfliknya, namun lebih membahas penyebab kubu Gus Dur akan tetap sulit melawan kubu Cak Imin setelah Gus Dur diusir dari PKB.
Terima Kasih Coach Aji
Persebaya resmi mengakhiri kerja sama dengan Aji Santoso pada Minggu, 13 Agustus 2023. Bersama sejak Liga 1 2019, di pertengahan musim, banyak kisah sedih maupun bahagia dilalui Persebaya bersama Coach Aji.
This is our Anniversary
This is #PersebayaDay
⚽️ Persebaya vs Persija
📅 Minggu, 18 Juni 2023
⌚️15.30 WIBonek (Kick off)
🏟 Stadion Gelora Bung Tomo
📺 LIVE INDOSIAR
LIVE LAUNCHING TEAM VIDIO (Start 14.10)
Salam satu nyali!
#persebaya#fightforbelief
Sirkuit Mandalika:
1. BUMN utang 4.6 T
2. Ada kewajiban utang jangka pendek sebesar 1.2T, tapi terus terang BUMN gak sanggup bayar - jadi minta PMN
3. WBSK bikin rugi
4. Punya konsesi, tp kemahalan gak ada yg inpes
5. GP motor rugi 50 M
Gak heran … https://t.co/EQkNmJqvZu
A real time-saver in gardening and agricultural operations, the bulb planter allows to separate loose soil and deposit a bulb or seedling in one step only. This is a double-handle version
[source: https://t.co/vjlmxAlr2M]
Apa artinya menjadi seorang yang terdidik?
Bagaimana agar bisa punya hati yang terbuka di tengah dunia yang runyam?
Episode spesial bersama astronom dan filsuf Karlina Supelli: https://t.co/BpaWsNie9f