Pemain NAC Breda, Mats Seuntjens, kehilangan putrinya yang meninggal setelah baru dilahirkan, Celine Inaya Seuntjens Silva. Kabar tersebut diumumkan NAC pada 12 Agustus dan mengguncang komunitas klub yang sangat mengenal Seuntjens sebagai putra Breda.
Hanya berselang beberapa hari, Seuntjens berada di Rat Verlegh Stadion. Bukan untuk seremoni. Bukan untuk sekadar duduk di bangku cadangan. Meski dalam kondisi berduka, Seuntjens memutuskan tetap bermain melawan VVV-Venlo dalam laga Keuken Kampioen Divisie, Jumat (14/8).
Malam itu berakhir buruk: NAC kalah 0-2. Namun setelah peluit akhir, pertandingan seakan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih besar.
Para pendukung NAC nggak langsung meninggalkan stadion. Mereka menunggu Seuntjens. Lampu stadion diredupkan. Para suporter menyalakan cahaya ponsel dan mengangkat spanduk bertuliskan: "De hemel is een sterretje rijker". Artinya kira-kira: "Surga kini memiliki satu bintang kecil lagi".
Seuntjens menangis, nggak mampu menahan emosinya ketika para pemain NAC satu per satu memeluknya. Elba, sang istri, juga ada di sana. Seuntjens bukan sekadar pemain NAC, tapi juga anak Breda.
Para suporter bukan sekadar melihat seorang pemain sedang berduka. Mereka sedang memeluk salah satu dari bagian mereka sendiri.
Sepak bola memang selalu punya cara untuk menyentuh hati terdalam kita. 💔
Di hari yg sama ia melihat dua berita.
Yang satu, seorang ayah mati karena mencuri ayam. Dikeroyok. Anak gadisnya menangis.
Yang satu, koruptor. Tertawa-tawa di depan kamera. Tidak dikeroyok siapa-siapa.
Belum.
Kadang bosen ama rutinitas yg sama terus tiap hari. Trus jadi “mbesengut” sendiri.
Untungnya selalu save foto, memori di notes.
Sebagai reminder bahwa hidup yg kurasakan bosan ini, bisa jadi impian orang lain.
Always remember the day one.
Gestur tak biasanya yang ditunjukkan Michel Nkuka Mboladinga di laga Kolombia vs RD Kongo kemarin.
Ia menutup mulut dengan satu tangan sambil menggunakan dua jari tangan lainnya untuk menunjuk ke kepala (gestur ditodong senjata).
Gestur ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap diamnya media dan masyarakat dunia atas konflik kekerasan bersenjata yang berkepanjangan di timur Republik Demokratik Kongo, yang menyebabkan ribuan rakyat harus mengungsi.
🚨 🚨Lumumba, Suporter dari Republik Demokratik Kongo, di pertandingan kemarin Menyampaikan Protes Bermakna di Piala Dunia.
Dalam pertandingan tersebut, ia melakukan gestur menutup mulut dengan satu tangan sambil mensimulasikan pistol ke kepala menggunakan tangan lainnya.
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kesunyian internasional atas konflik yang sedang berlangsung di timur Republik Demokratik Kongo, yang telah menyebabkan ribuan warga mengungsi. 👀
Respect. The real Influencer 🇨🇩
situasi di lapangan tim logistik di jakarta
dalam aksi massa hari ini banyak dari kaum ibu ibu
buat yang haus atau lapar bisa datang
ke posko guys gratis
dari rakyat
untuk rakyat
tapi bukan pake duit rakyat
sumber:threadnadaarini
Orang-orang bukan malas baca buku. Mereka dikondisikan kehabisan energi untuk cari makan. Dikondisikan mati-matian untuk bertahan hidup doang. Mereka tidak punya waktu, tidak punya energi lagi untuk merayakan hidup, bahkan sekadar membaca buku.
Guys, boleh bantu aku viralin mamaku?Mamaku sekarang gabung jadi driver perempuan di aplikasi Sida Safe, aplikasi khusus perempuan, ibu & anak.
Jujur aku happy lihat mamaku punya kesibukan baru ini, karena mamaku tuh emang tipe org gabisa diem di rumah
She’s literally 50+ tapi energinya kaya anak muda hobinya jalan, motoran, ngobrol sama orang, dan selalu cari aktivitas baru. Tipe orang yang kalau disuruh diem di rumah malah bete sendiri.
CC:threadsellaptr