Penduduk Filipina dan Malaysia mengeluhkan kabut asap dari Kalimantan, yang sudah melintasi batas negara.
Otoritas Filipina menyatakan kualitas udara 'sangat tidak sehat'. Warga Manila mengeluh sesak napas.
Sementara di Malaysia sekolah terpaksa harus ditutup gara-gara asap.
Al Jazeera’s Jessica Washington is inside a health clinic in Indonesia’s West Kalimantan, where babies and young children are repeatedly seeking treatment as weeks of hazardous wildfire smoke and falling ash make it difficult to breathe.
Pemukim haram Yahudi memukuli seorang kakek Palestina penyandang disabilitas menggunakan batang besi di Al-Khalil (Hebron), memanfaatkan kelemahan fisiknya.
@tamerqdh@sahabatalaqsha
Video pernyataan Pengasuh Ponpes Al Husna Internasional Mayong, Jepara, KH Ahmad Mundofar, viral di media sosial setelah menyebut menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) hukumnya haram.
#ForYourInformation#CariBeritaditvOne#Viral#Kiai#MBG#FYI05#ZA03
Potensi sampah sisa makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai sekitar 62 juta sampai 120 juta porsi per minggunya, menurut studi dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS).
Sisa MBG banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak sampai pupuk organik, namun besarnya porsi makanan yang menjadi sampah sama halnya berpotensi membuang anggaran hingga Rp1 triliun per minggu.
Selengkapnya, tonton di https://t.co/xjEeaookps
| Narasi Explains
Dosen ASN Imam Ahmad mengungkap di sidang Mahkamah Konstitusi bahwa kecilnya gaji dosen membuat dirinya terpaksa berjualan bubur bayi bersama istri demi hidup
~NJ
DOSEN UNIVERSITAS DIPA MAKASSAR, HERENAL DAENG TOTO:
DARI 312 DOSEN ANGGOTA FORUM KOMUNIKASI DOSEN SELURUH INDONESIA
YANG SEDANG MENEMPUH STUDI S3.
76,7% DAPAT PENGHASILAN DI BAWAH UMR, KISARAN 450 RIBU SAMPAI 1,5 JUTA PER BULAN.
SEMENTARA HARUS MEMBAYAR UKT S3, 18 SAMPAI 29 JUTA PER SEMESTER.
***
Konteks: dosen kalau gak punya S3, karirnya stuck di Lektor.
Harus kuliah S3. Tugas Belajar.
Sementara pas kuliah tugas belajar S3, cuma dapet gaji pokok doang. Tunjangan distop.
Tapi gapok di bawah UMR.
Selama bertahun-tahun, otoritas Israel menerapkan pembatasan pergerakan yang ketat di kota Hebron, Tepi Barat, melalui pemasangan pagar besi, gerbang logam, blok beton, dan pos pemeriksaan (checkpoint) di berbagai titik, terutama di kawasan H2 yang berada di bawah kendali keamanan Israel. Setelah perang Gaza meletus pada Oktober 2023, pembatasan tersebut semakin diperketat dengan penambahan gerbang besi di pintu masuk kota dan desa, pagar logam di jalan utama, blok beton, gundukan tanah (earth berms), serta checkpoint permanen maupun sementara.
Akibatnya, hampir seluruh akses menuju Hebron dipasangi gerbang besi yang dapat ditutup sewaktu-waktu. Banyak jalan ditutup tanpa pemberitahuan, sementara kendaraan sering kali tidak diizinkan melintas sehingga warga harus berjalan kaki melewati pos pemeriksaan dan berganti kendaraan di sisi lainnya. Kondisi ini menyebabkan ambulans, pedagang, pelajar, dan pekerja mengalami keterlambatan yang terkadang berlangsung berjam-jam.
Berbagai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi hak asasi manusia menilai bahwa pembatasan tersebut berdampak besar terhadap kehidupan warga sipil Palestina. Mereka melaporkan terganggunya akses menuju rumah sakit, sekolah, dan tempat kerja, serta meningkatnya waktu tempuh perjalanan dari hitungan menit menjadi berjam-jam. Selain itu, aktivitas perdagangan di Hebron ikut terdampak, akses petani ke lahan pertanian menjadi lebih sulit, dan dalam sejumlah laporan kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk hukuman kolektif terhadap penduduk sipil Palestina.
Baca berita selengkapnya di https://t.co/3eLjmvRpPp
Follow us :
@arrahmahdotid
@arrahmah_id
🔗Telegram : https://t.co/HTOpCeHlB6 | https://t.co/quhoUlCnxr
🔗Twitter: https://t.co/bPGZSoZtRe
🔗 WhatsApp Channel: https://t.co/XOkkfEnggZ
🔗 Tiktok : https://t.co/cnH5tp6p1D
🔗 Youtube : https://t.co/eDZHvrAdk4
https://t.co/3eLjmvRpPp
https://t.co/PiuGY1bQsI
Raih amal shalih, sebarkan!
Miris, 60 ribu peserta yg lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) batal melakukan daftar ulang dikarenakan mahalnya biaya UKT
Generasi masa depan memilih mundur karena tidak ada biaya. Padahal mereka sudah mengikuti tes SNBP dan dinyatakan diterima di PTN
🚨BREAKING : Israeli forces killed child Julia Khaled Dawoud Al-Balawi in Gaza.
Another child added to the long list of young victims of the Israeli genocide.
Rekaman mengerikan menunjukkan kantong mayat berisi jenazah seorang ayah, ibu, dan anak-anak mereka, yang tewas dalam serangan "Israel" di Gaza pagi ini.
@gazanotice@sahabatalaqsha
Sutradara film Avatar 2: The Way of Water, James Cameron mengaku dapat inspirasi peradaban maritim Metkayina dari orang-orang Bajo di Nusantara.
Berarti karakter penjahatnya terinspirasi pemerintah Indonesia👇🏽
📢📢Raw. Unfiltered.
The reality that too many still refuse to see.
If after watching this you can still defend what’s happening in Gaza… then the word “humanity” has officially lost all meaning.
Watch it to the end. Let every frame hit you.
Then come back and tell me who crossed the line?
Pasien saya datang dengan sesak berat, dirawat.
Belum juga sesak hilang, karena infeksi berat, sudah minta pulang, dengan alasan harus cari uang untuk sewa sepeda listriknya.
Pekerjaan pasien saya adalah ojol seperti bapak ini, setiap hari dia harus bayar sewa motor listrik 75 ribu per hari.
Sudah tiga hari dia dirawat, jika tidak bayar sewa yang 3 hari, maka hari ke 4 motor listrik itu diambil pemiliknya.
Sebagai dokter, saya tidak tega memulangkan pasien dengan kondisi masih dalam keadaan tidak layak pulang.
Tapi mendengar kesulitan hidupnya, saya juga tak kuasa mendengarnya.
Sempat saya tanya, kenapa ngga kredit motor aja, kan cicilannya hampir sama dengan bayar sewa motornya.
Pasien bilang, sebagai orang kecil, tidak mampu untuk DP kredit motor.
Begitulah kehidupan rakyat kecil, mereka memang tidak menggunakan dollar, tapi mereka hidup mereka semakin kesulitan dari hari ke hari akibat ketidakmampuan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi yang terjadi kini.
Ini baru salah satu contoh saja. Banyak lagi cerita sedih yang terjadi dibawah sana.
Hari ini kita menyaksikan lagi satu potret kehidupan rakyat kecil, dimana mereka sedang berjuang ditengah sulitnya ekonomi, bahkan orderan saja baru ada satu sejak pagi.
Tapi pemerintahnya tidak peduli.
Yth Pimpinan @dishubjakarta
Tolong anggota Bapak yang bertugas dibekali sedikit rasa empati dengan sesama rakyat bawah
Orang sudah jerit-jerit begitu, apa nda bisa diselesaikan baik - baik dulu, secara kemanusiaan.
Beliau sedang cari makan, ada konsumen yang sedang menunggu dia mengantar pesanan.
Ada anak istri dan keluarganya yang sedang menunggu dirumah, mungkin sedang kelaparan.
Kami setuju harus menegakkan peraturan agar tidak terjadi pelanggaran, tapi kita ini manusia, yang bukan hanya harus adil, tapi juga dibekali hati nurani untuk bersikap bijaksana.
Tidak ada salahnya membantu rakyat kecil, walau mungkin melakukan pelanggaran kecil, toh bukan melakukan kriminalisasi.
Penjahat besar, koruptor besar saja bisa diampuni, kenapa rakyat kecil tidak.
Saya menitikkan air mata saat menulis tulisan ini, saya merasa ikut pedih dengan yg dialami Bapak ini.
Semoga pimpinan terketuk hati membantu Bapak ini dan rakyat kecil lainnya.
Terima kasih
Hormat saya
Dr. dr. Eva Sri Diana SpP FISR SH
Cc
1. Presiden RI @prabowo
2. Gubernur DKI @pramonoanung
Juru bicara Pertahanan Sipil Palestina, Mahmoud Basal, menceritakan satu kisah yang tak terlupakan bagi tim Pertahanan Sipil di Gaza.
Ketika Pertahanan Sipil bergegas ke sebuah rumah yang terkena serangan bom tanpa peringatan dan mulai menggali, mereka menemukan seorang gadis berusia 19 tahun masih hidup. Separuh tubuhnya terjepit di antara dua lempengan beton, lengannya putus, dan tubuhnya terkoyak oleh pecahan bom.
Saat mereka mencoba membebaskannya dan meringankan rasa sakitnya, mereka menanyakan tentang dirinya, dan dia memberi tahu mereka bahwa dia berusia 19 tahun, telah menghafal sebagian Al-Qur'an, mendapat nilai sembilan puluh persen saat SMA, dan merupakan mahasiswa yang berprestasi. Dia terus membaca Al-Qur'an, berdoa, dan beristighfar, lalu dia meninggal.
Setelah dia syahid, tim Pertahanan Sipil harus membuat keputusan yang seharusnya tidak pernah diambil oleh penyelamat mana pun. Karena tubuhnya tetap terjebak di bawah lempengan beton, tim memilih untuk mengamputasi bagian yang terjepit dengan mesin gerinda cakram untuk mengangkutnya agar jenazahnya tidak dimangsa anjing-anjing liar yang telah menjadi pemandangan umum, atau dihancurkan oleh buldoser penjajah "Israel".
@mahmoud_basal88
@translatingpal@sahabatalaqsha