kwkwkwkkw sudah pasti dihajar habis-habisan sama orang yang dipermalukan, mau dinaikin jabatannya kalau yang dipermalukan itu banyak, ya siap-siap saja
Wajah orang yang dimarahi itu tidak bisa bohong. Lihat paspampres yang bawa payung lalu dipelototi Teddy itu, ekspresinya gak bisa bohong.
Entah kenapa dia bawa payung, entah pula kenapa Teddy melotot begitu. Tapi ekspresinya jujur.
Teddy kan merasa berkuasa, jadi wajar dong melotot ke bawahan?
Masalahnya, "kuasa" Teddy itu nebeng. Bukan miliknya sendiri, tapi "pinjaman" dari jabatan presiden yang cuma lima tahun (itupun maksimal dua periode).
ASN dan orang lama di sana bisa sabar menunggu Teddy lengah (jika mau nakal), atau presiden sudah lengser. Mereka sadar betul Teddy numpang lewat, sementara mereka tetap di sana setelah Presiden (siapa pun) purna jabatan.
Itu sebabnya mereka bertahan. Dan saya yakin bukan demi Teddy juga, tapi untuk sistem yang tetap jalan sesudah dia tidak ada.
"Bocah tengik. Norak amat jadi orang. Untung aja cuma lima tahun doang." Mungkin begitu batin mereka.
Obsesi kalian terhadap Arsenal sebenarnya malah membuatku tersanjung. Kalian mendoakan kehancuran kami karena klub kalian sendiri terlalu membosankan untuk dibicarakan.
Kami adalah tokoh utama dalam sepak bola, kalian semua hanyalah aktor pendukung dalam film dokumenter kami.
@dstractdx@pengennyetir kwkwkwkwk gara2 dikira hoax sekarang diperketat, harus ada wmnya kalau ini timpa teks, soalnya pernah ibu2 pengajian kena hoax timpa teks