Meski diinisiasi Mahasiswa, yg turun aksi itu berbagai lapisan masyarakat. Jd saling jaga utk semua lapisan masyarakat yg turun ke lapangan, semua punya hak, semua bisa diharapkan. Jgn ngerasa superior dan jgn kepatok.
No rules, but know your limit. Doa terbaik untuk semuanya✊
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
Bagaimana kalau event lari Jakim Sabtu - Minggu besok dibatalkan karena eskalasi situasi?
Ya nggak apa2, dan kalau 45.000 runner mau marah, marahlah pada negara, bukan pada warga yang terpaksa harus menyatakan sikap dan pendapat di jalanan karena negara ini salah diurus
“Kalau pada demo, macet, orang2 males keluar, apalagi sampe rusuh, kan yg rugi elo, omzet bakal turun”
Nggak, kalau suara pendemo didengarkan, pemerintah menjadi lebih baik, omzet gue akan jauh lebih bagus dibanding sekarang.
So, terima kasih buat yang lagi demo, semoga aman dan sehat selalu, semoga suara kalian sampai dan didengarkan!
Kalau kamu pernah ikut demo, pulang dengan perasaan "ini akan mengubah sesuatu", lalu tiga bulan kemudian semuanya kembali seperti semula, seolah tidak terjadi apa-apa — 𝐔𝐓𝐀𝐒 𝐈𝐍𝐈 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐊𝐀𝐌𝐔.
Hal itu dijawab tuntas oleh Zen RS di Diskusi & Peluncuran Buku: Infrastruktur Impunitas (Karya Elizabet F. Draxler).
Ini agak panjang. Tapi setiap bagiannya saling mengunci, dan di akhir, ada satu pertanyaan yang mungkin akan terus mengganggumu setelah selesai membaca.
𝗦𝗘𝗕𝗨𝗔𝗛 𝗨𝗧𝗔𝗦.
Dua minggu setelah kematian 135 orang di Kanjuruhan aja masih bisa ketawa-ketiwi main fun football. Apalagi cuma urusan wasit yg nggak bisa masuk ke Amrik.
Chill, relax, brooo
Nuhun barudaks sapoe kamari lumayan slowdown pasepet-seper permengbalan jeung Jakarta (di temlen uka mah kitu sih, teuing di temlen Mas Anang mah).
Emang geus kuduna geser gawang jeung pindah arena gelutna, atuhda situesyen beuki rudet jiga kieu ajig.
Saya hanya ingin menjelaskan, keputusan ibu korban untuk tidak damai dan melanjutkan proses hukum, itu bukan soal demi anaknya semata. Tapi ini demi anak-anak lainnya. Kedua anak tersebut berbahaya jika terus dibiarkan bebas.
Saha sih nu diuntungkeun mun ribut terus? Meunang/eleh perang di medsos moal matak trofi nambah/ngurangan.
Kondisi nagara beuki rungkad, geus wancina geser arena gelut. Bensin/LPG naek mah sarua ripuh rek biru, oren, hejo.
Wadedkeun urusan hajat sarerea ayeuna mah. Gelutkeun!
Ketika kebebasan pandangan seseorang dipaksakan untuk sama. Prinsip orang atas sesuatu, itu hak dia.
Kenapa kita harus sengotot itu? Apakah di keluargamu gak ada yang mengertimu sampai2 semarah itu dengan prinsip orang?
If someone at work tries to micromanage you, micromanage them back.
Send them too much feedback, ask them a lot of questions, do follow ups when they go quiet or even when you know they are busy don’t let them rest.