Video Hotman yang menyarankan Roy suryo Dr Tifa agar tidak di tahan, dari gengk solo menyuru agar perkataan Hotman yang di video agar di takedown
Cieeh ade yang panik... ada yang panik, dan klojotan berjamaah
😝😝🤪🤪🤪
Perbedaan GARIS WALLACE dan GARIS KHATULISTIWA :
- Garis Wallace : Garis khayal yang membatasi wilayah persebaran fauna tipe Asiatis (seperti di Bali dan Kalimantan) dengan fauna tipe Peralihan (seperti di Sulawesi dan Nusa Tenggara). Garis ini membentang dari Selat Lombok ke arah utara melalui Selat Makassar.
- Garis Khatulistiwa (Equator): Garis lintang 0° yang membagi bumi menjadi belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis ini melintasi wilayah Indonesia, seperti Sumatra Barat, Riau, Kalimantan Barat, hingga Papua.
Buat keluarga Nadiem dan buat semua orang Indonesia yang ngerasain beratnya momen ini… kalian gak sendirian dalam merasakan kesedihan, rasa frustrasi, ataupun rasa cinta untuk melihat Indonesia jadi lebih baik lagi.
18 tahun. Itu tuntutan jaksa buat seseorang yang udah ngabisin waktu bertahun-tahun mencoba memajukan negara ini. Terlepas dari kamu setuju atau gak sama pandangan politiknya, coba deh renungin baik-baik angka itu.
Ini bukan kejadian yang pertama kali. Indonesia itu punya pola yang diam-diam menghancurkan: orang-orang pinter, kompeten, dan punya niat tulus masuk ke pemerintahan, tapi ujung-ujungnya malah dihancurin sama sistem. Gak selalu karena mereka bersalah, tapi seringnya cuma karena kehadiran mereka "dianggap mengganggu".
Tapi anehnya, kita terus-terusan nyuruh anak-anak muda terbaik kita: "Masuk dong ke pemerintahan. Mengabdi dong buat negara. Bawa perubahan."
Siapa juga yang mau kalau mereka ngelihat langsung kejadian kayak gini di depan mata?
Siapa pun dalang di balik semua ini, mereka sama sekali gak lagi ngelindungin Indonesia. Mereka justru lagi ngajarin satu generasi orang-orang berbakat kalau jalan paling aman itu ya mending diam aja. Atau sekalian pergi ke luar negeri.
Buat yang suka nyinyir, "Ya udah, pergi aja sana!", tolong berhenti nutupin ego kalian dari kenyataan. Banyak kok orang Indonesia yang super cerdas dan bener-bener cinta sama negara ini. Mereka tetap stay di sini. Mereka ngebangun sesuatu. Mereka nyari cara lain buat berkontribusi di luar pemerintahan, karena masuk ke dalam sistemnya itu terlalu bahaya.
Tapi ini realita yang lebih pahit: sehebat apa pun startup, kreator, atau inovator kita di kancah dunia, KALAU pemerintahnya tetap korup dan gila kuasa, KALAU aturannya gak ngelindungin rakyat atau gak ngasih ruang buat industri berkembang dengan sehat, terus kita sebagai masyarakat bisa berharap apa?
Ini momen yang sedih banget buat Indonesia. Bukan cuma karena ada satu orang yang lagi diadili, tapi karena pesan yang ditangkap sama semua orang pintar dan idealis yang lagi ngelihatin kasus ini: bahwa negara ini sepertinya belum siap buat ngelindungin orang-orang yang berani membawa perubahan.
Mas Roy, @KRMTRoySuryo2
Tinggal kita berdua sekarang berdiri di garis ini.
Bukan karena yang lain tidak peduli, tapi karena tidak semua kuat menahan beban yang sama.
Ancaman semakin nyata.
Tekanan datang dari segala arah.
Menghimpit hingga terasa habis nafas.
Kadang bukan hanya tentang apa yang kita hadapi di luar, tapi juga pergulatan di dalam diri, lelah, ragu, bahkan rasa sepi yang tak terjelaskan.
Tapi kita tahu satu hal yang tidak boleh runtuh:
kebenaran itu sendiri.
Perjalanan ini tidak pernah mudah.
Dan mungkin memang bukan untuk semua orang.
Hanya untuk mereka yang bersedia tetap berdiri, bahkan ketika banyak orang memilih berpaling dan meninggalkan medan ini.
Kalau hari ini terasa semakin berat, itu bukan tanda kita harus berhenti.
Itu tanda bahwa apa yang kita buka, semakin dekat ke inti.
Mas Roy,
kalau suatu saat langkah terasa goyah, ingatlah,
kita tidak pernah benar-benar berdua.
Ada sejarah yang mencatat,
ada nurani yang menyaksikan,
dan Gusti Allah boten nate sare.
Selama niat ini lurus,
selama kita tidak menjual kebenaran,
maka kita tidak sedang dibuat kalah,
kita sedang ditempa.
Dan bila harus berjalan sampai ujung,
maka biarlah kita dikenal bukan karena kemenangan,
tetapi karena kita tidak pernah mundur.
Karena pada akhirnya,
kebenaran tidak butuh banyak orang.
Ia hanya butuh sedikit tetapi yang tidak menyerah.
Dan semoga yang sedikit itu kita.
Papua tengah diincar proyek food estate dan bioetanol, menjadikannya salah satu pemusnahan hutan terbesar dalam sejarah.
Di tengah ancaman itu, warga Papua terus berjuang demi tanah kelahirannya. Seperti apa perjuangan mereka?
Saksikan dalam film Pesta Babi, gala premier 12 April 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Kamu juga bisa bikin nobar sama komunitas atau organisasimu. Pendaftaran Musim Nobar Pesta Babi dibuka mulai 12 April 2026. Daftar dan cek ketentuannya di https://t.co/vEeesos68t
Kalian masih percaya penyerangan terhadap Andrie Yunus cuma aksi individual?
Gak, kawan-kawan, ini aksi terorganisir. Ada list targetnya, intensinya jelas buat menebar ketakutan
Ini state terrorism buat membungkam semua elemen sipil yang vokal menentang ekspansi militerisme
Guys, Feri Amsari lagi ngebedah program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan poin utamanya tuh bukan soal niatnya baik atau nggak, tapi cara jalannya yang dianggap bermasalah secara hukum dan sistem.
Jadi gini… menurut dia, program sebesar MBG ini harusnya punya dasar hukum yang jelas.
Masalahnya?
- Nggak ada undang-undang khusus yang ngatur program ini secara detail.
Yang ada cuma masuk ke anggaran di Undang-Undang APBN.
Padahal angkanya nggak main-main:
- Bisa tembus sekitar Rp1,2 triliun per hari
-atau sekitar Rp300–360 triliun per tahun
Nah, di sini dia mulai nyerang logikanya:
Program segede ini, makan duit ratusan triliun,
tapi:
-Tujuannya nggak dijelasin secara ilmiah
-Mekanismenya nggak transparan
-Nggak ada kajian dampak (kayak RIA / analisis ekonomi)
-Bahkan nggak ada uji coba (pilot project)
Jadi menurut dia:
ini kayak program besar tapi lompat langsung jalan tanpa test dulu
Masalah makin keliatan di lapangan
Dia juga nyorot fakta-fakta kejadian:
-Ada makanan nggak layak (mentah, dll)
-Ada kasus keracunan
- Distribusi nggak rapi
Kenapa bisa dibilang berpotensi langgar konstitusi?
Karena di Undang-Undang Dasar 1945 itu jelas:
- Negara wajib melindungi hak warga, termasuk:
- hak hidup layak
- hak kesehatan
- perlindungan anak
Tapi kalau program negara justru:
- bikin orang sakit
-distribusinya kacau
-nggak dirancang dengan benar
Maka niat baik aja nggak cukup, bisa dianggap melanggar konstitusi
Dia bilang Indonesia itu problemnya bukan cuma program, tapi sistem politiknya juga:
DPR + pemerintah terlalu sejalan(koalisi besar)
Hampir nggak ada oposisi kuat
Akibatnya:
program pemerintah mudah lolos tanpa kritik serius
Program bagus + eksekusi ngawur = tetap bahaya
Kalau nggak, ya siap-siap aja digugat ke Mahkamah Konstitusi.
Tapi bukannya Mahkamah Konstitusi juga bisa di sogok ya sekarang???
PERGERAKAN MAHASISWA DAN SELURUH ELEMEN MASYARAKAT DISETIAP WILAYAH
Hendaknya Jngn Berhenti Ditengah Jalan, Jika Ingin Perubahan Nasib Kita Sbg Rakyat Pemilik Kekuasaan Tertinggi.
Terus Tunjukkan Pd Regime Dan Dunia, Bahwa Rakyat Menolak Segala Bentuk KKN Dan Kedzaliman Penguasa.