wondering why I feel exhausted. maybe: the agents do all the easy stuff, and I have to work through the leftover hard bits, which means I'm perpetually locked in. and as the models get better, "my" work just gets harder and harder, until I'm basically underqualified to do the work (which... is better than the alternative, there's nothing left for me to do, and I'm paperclipped).
@wasmerio I’m curious how the company manages to have experienced Rust engineers while their codebase is still using Python. It seems like the company is actively trying to transition to Rust.
Yes bener, jaringannya lebih kecil.
Setelah 6 tahun membangun jaringan sensor kualitas udara Nafas, kami harus mengambil keputusan yang sangat berat.
Kami harus mengecilkan jaringan kami.
Bukan karena datanya tidak penting. Tapi karena pendanaan untuk jaringan ini tidak cukup. Kami sudah berusaha keras. Cari funding, cari sponsor, cari cara supaya jaringan ini bisa terus jalan. Tapi kenyataannya, membangun infrastruktur publik seperti ini butuh dukungan yang jauh lebih besar dari yang bisa kami tanggung sendiri.
Karena itu, kami mengubah jaringan sensor Nafas menjadi sebuah Yayasan - @yayasannafas . Artinya jaringan ini sekarang milik publik. Dan kalian bisa ikut menjaganya.
Ada 3 cara kalian bisa bantu:
1. Donasi langsung lewat Kitabisa (link di tweet berikutnya)
2. Sponsori satu sensor. Bisa patungan bareng komunitas kalian.
3. Ajak perusahaan kalian untuk sponsori kampanye kualitas udara.
Kalau kalian tertarik sponsori sensor atau kampanye, DM saya langsung - bisa disetup untuk sensor2 tertentu.
Kami sudah kasih yang terbaik selama 6 tahun ini. Sekarang kami butuh bantuan keluarga digital kami.
Kalau kalian nggak bisa donasi, bantu share ke orang yang mungkin bisa.
Itu sudah sangat berarti. 🙏
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Plt. Kabag PEP, Sri Astuti menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk sinkronisasi program kegiatan pusat dan daerah, menyusun rencana kegiatan dekosentrasi 2019, serta menyampaikan program kegiatan Ditjen Binwasnaker & K3.
“DIAAAMM…!!”
Aryanto Sutadi (Penasehat Ahli Kapolri ) langsung teriak histeris karena kalah debat dengan Ahmad Khozinudin (Pengacara Roy Suryo dkk) 😱
Full Vid : https://t.co/jPZSyTBDrm
Ketinggian banjir besar dari waktu ke waktu terus meningkat. Bila pada 21 April 2016, setinggi 167 cm di wilayah Vila NusaIndah, 1 Januari 2020 menjadi 2,5 m, dan banjir pada 4 Maret 2025 di wil tsb mencapai setinggi lutut orang dewasa... di lantai 2.
https://t.co/Zudyf6pLsq
Sejumlah kompleks perumahan di Bekasi dilanda banjir. Salah satunya yang ramai beredar di media sosial X, banjir di perbatasan Pondok Gede Permai, Jatiasih dan Villa Nusa Indah 2.
Banjir parah akibat hujan deras yang terjadi sejak Senin (3/3) malam hingga Selasa dini hari tadi menyebabkan luapan dari Kali Bekasi meluap.
Warga mengatakan, ketinggian air di perumahan ini sudah menyentuh atap rumah, mencapai hampir 3 meter.
Semoga semua dalam keadaan aman dan tetap berhati-hati ya, Sahabat Antara.
#banjirbekasi #Bekasi #bencanaalam #cuacaekstrem #antaranewscom
Video: X/Fandiwargreymon
Pantauan dari udara di daerah pemukiman Pondok Gede Permai Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi Jawa Barat. Dengan menggunakan drone yang diterbangkan oleh Tim Basarnas (BSG) Basarnas Special Group, tampak ketinggian air masih diatas 2 meter, serta terpantau luapan air dari Kali Bekasi masih deras sehingga meluap menyebar naik menggenangi pemukiman.
Sementara itu juga terlihat nampak masih ada warga naik ke lantai atas untuk bertahan di rumah masing-masing. Selasa, (4/3). 🎥Ens
#BeritaElshinta
Sahabat Mido, sudah tahu belum paspor yang dikategorikan sebagai paspor rusak itu seperti apa? Lalu, kalau paspor Sahabat Mido rusak, apa yang harus dilakukan ya?
Simak video berikut, ya Sahabat Mido!