@Telkomsel apaan sihhh telkomsel nih. mau nonton aja banyak dramanya. uda langganan masih aja ada kendala model gini.
Jangan kasik saran update ya. saya sudah update terbaru, sudah login ulang.
@anamazingbali Ini bisa jadi solusi, tapi jangka pendek. Bisa dilihat dari underpass simpang dewa ruci kuta, waktu pertama hadir enak banget kalau lewatin. Tapi sekarang di jam-jam tertentu tetap aja macet ๐
Kemarin ngobrol2 sama teman yang building Medical AI. Mereka sudah 8 bulan ngga ada hasil.
Ternyata demi hemat budget, kebanyakan devs mereka mahasiswa, supaya bisa di bawah UMR ๐ซ
Ini advice yang aku share:
1๏ธโฃ Experienced dev itu eksponensial.
Satu senior digaji 5x UMR bisa 3x lebih cepat dibanding satu tim yang isinya 5 freshgrad dengan gaji UMR.
Plus, semakin besar timnya, semakin tinggi juga overhead untuk koordinasi banyak team members.
Lebih baik commit hiring 1-2 senior devs yang bisa jadi founding engineer daripada 5-10 mahasiswa yang butuh belajar banyak & masih sering making costly mistakes.
Bukan berarti mahasiswa/freshgrads sebaiknya jangan di hire, hanya saja mereka seringkali ngga cocok untuk early stage startups yang banyak ambiguities, explorations, & pivots.
2๏ธโฃ Hemat2 tapi lama jadinya itu sebenarnya bawa opportunity cost tinggi.
Antara 12 bulan develop baru launch, dengan 3 bulan develop sudah launch untuk kemudian baru pakai 9 bulan sesudahnya iterate & shape the tech product towards a product-market fit, bakal ๐ฏ% lebih tinggi growth & impact strategi kedua daripada yang pertama.
Plus bisa saja dalam 12 bulan itu ada kompetitor yang muncul, jadi market malah lari ke kompetitor karena kita kalah dalam hal eksekusi.
3๏ธโฃ Kecepatan eksekusi tinggi bikin kita lebih menarik di mata investor potensial.
Apalagi untuk early stage startups, salah satu sinyal kuat untuk assure kita bisa bersaing serta grow kalau di invest adalah kemampuan eksekusi kita.
Ideas are a dime a dozen, yang matters adalah eksekusi, dan bisa bangun tim yang eksekusi cepat itu proof bagi investors kalau kita stand out dari dozen others yang punya ide serupa.
Akhirnya gimana dengan teman di atas? Aku ajak dia pivot & cari cofounder lain di bidang yang sama yang bisa bootstrap sizeable capital (Rp300-500 juta) untuk bangun tim yang proper serta kejar MVP dalam 3-4 bulan.
Let's see if this will be the right strategy for them.
@txtdrdigital Ikut berbagi juga deh, uda lama make OneDrive sbg cloud storage utama. Kombinasi dgn hape samsung the best.
Semua foto / image auto sync ke OneDrive, jdi sangat hemat storage hape ๐ซก
@drlrst Dengan pendapatan yang cukup saat ini, lebih besar kemungkinannya untuk pengelolaan finansial yg lebih baik. Seperti bisa beli asuransi kesehatan swasta, asuransi jiwa, nabung di reksadana / saham, dll.
Jadi dimasa mendatang tabungan2 tsb bisa dimanfaatkan dikala krisis.
@svpino Are you creating the infography by yourself? Or any source or article do you use as a reference?
Im still working with C# and grateful still on top 5 ๐
@VENAVERME1@papanberjalan Biasanya bakal nyesuain rate di negara karyawan. Aku BE perusahaan singapura full remote indo, ratenya ga pakai rate SG. Sebelumnya di startup Ausie jg sama ๐
Tapi kalau di compare dgn perusahaan indo, sangat jauh diatas rata-rata
Mungkin tujuan2 heroik buat memajukan pendidikan itu terlalu abstrak.
Kata para pakar kalau mau bikin perubahan, cukup fokus pd satu goal yg simpel dan konkrit.
Misal : rata2 nilai math anak2 SD di RI naik sekian poin dibanding thn sblmnya.
That's it. Konkrit dan terukur.
Loh, kenapa pohon-pohon nggak lagi bantu kita serap CO2?
Kita sering dengar hutan, tanah, dan lautan menyerap CO2. Tapi, hutan hujan tropis, yang biasanya menjadi "paru-paru dunia", sekarang malah menjadi sumber emisi karbon. Apa yang terjadi?
๐งตUTAS๐งต
https://t.co/4XMAhS9vNM