Semalem gue baru belajar istilah baru
Kalian pernah denger “duck syndrome” gak?
Duck syndrome itu kondisi pas seseorang keliatannya santai, hidupnya aman2 aja. Padahal aslinya lagi capek, banyak tekanan, burnout, sama stres yang dipendem sendiri.
Kenapa dianalogiin sama bebek?
Lo pasti hobi pencet 'Sign in with Google' biar cepet pas bikin akun di web ga jelas.
Congrats, lo baru aja ngasih kunci rumah lo ke puluhan developer asing yang bahkan lo udah lupa namanya.
Ngeliat cardiologist diceramahin tentang Gerd and Jantung sama netizen yang ga punya background medical harusnya bikin kita sadar kalo pendidikan gratis itu jauhhhhhhhhh lebih penting daripada makan gratis…
FYI, asam urat itu produk sisa dari metabolisme purin. So, klo kadar asam uratmu tinggi, kurangi konsumsi purinnya.
Masalahnya, hampir gk mungkin kita menghindari purin krn makanan yg kita makan tuh ada aja yg mengandung purin
So, hindari makanan yg masuk kategori purin tinggi.
"How’s life, Iim?" tanya Mas @aniesbaswedan waktu kami ngobrol beberapa hari lalu.
"Alhamdulillah, meaningful life," jawab saya.
Beliau diam sebentar, lalu mengangguk pelan "Wow, interesting answer. Tapi bener juga sih, hidup kalo nggak meaningful, ya trus buat apa ya?"
***
Weekend. Regular mentoring keponakan yang lagi persiapan kuliah mau nyari beasiswa.
Ngecek progress sekolah anak lanang, progress Kumon, ngatur jadwal belajar weekend karena ada remedial.
Lanjut ngecek si Nduk — urusan kuliah dan kesehatan mental.
Siangan cek kerjaan, karena Jumat kemarin padat meeting.
Iya, hidup ini bukan tentang sibuk.
Bukan juga tentang pencapaian satu demi satu yang bikin ngos-ngosan tapi jiwa kosong.
Buat saya, meaningful itu ketika setiap waktu yang dihabiskan, ada legacy yang sedang dibangun either melalui anak-anak,keponakan, tim kerja, komunitas, hingga pemerintah.
Kadang "meaningful life" itu bentuknya begadang nemenin anak belajar.
Kadang bantu anak ngatur ulang jadwal belajar.
Kadang jadi pendengar yang utuh buat si Nduk yang lagi butuh di puk puk karena overwhelmed masa adaptasi hidup sendiri di luar negeri.
Kadang juga artinya menyetop semua dan duduk menulis strategi hidup agar tetap waras, tetap relevan, tetap punya arah.
Hidup bukan tentang menghindari lelah, tapi memilih lelah yang pantas.
Dan lelah weekend ini pantas, karena yang dirawat bukan sekadar target, tapi masa depan manusia.
Jadi, kalau ada yang tanya "How’s life, iim?"
Mungkin jawaban saya ke depan akan tetap sama.
"Meaningful life".
Bukan "I am good" atau "Perfect"
***
Ketemu mas Anies dalam rangka diskusi tentang AI, pendidikan dan social movement.
Terimakasih mas Anies untuk waktu dan ilmunya.