Jadi pejabat publik kalo dikit-dikit nangis gimana mau maju ini negara dgn semua program²nya, cengeng amat.
Udah kaya anak kecil aja nangis. Eh tapi air mata anak kecil itu tulus karena emang sedih.
Nah kalo air mata pejabat itu apa sebutannya kawan-kawan?
@tempodotco Di kalkulator pemerintah itu cuma ada tanda tambah (+) dan kali (x), tanda kurangnya (-) udah rusak atau sengaja dirusak. Sekalinya sudah naik, mustahil bgt kembali ke harga awal.
@ARSIPAJA Membandingkan harga BBM tanpa menyandingkannya dengan Pendapatan Per Kapita atau Kemampuan Daya Beli masyarakat setempat adalah hal yang keliru dan sesat logika.
Jangan sampe Anak STM turun ke jalan. Kalo gw liat dari sebelum²nya mereka ini emang nyalinya gak ada lawan, dan gak ada yg ditakutin kecuali emaknya. 🤣
Sedikit cerita tentang hari ini yg tiba² di amanahkan untuk membuat speech dari Sekolah.
Ada rasa bangga karena diberi kesempatan mewakili suara hati ratusan orang tua, namun di sisi lain, jemari ini sempat kaku di depan laptop, bingung harus mulai dari mana agar setiap kalimatnya bisa mewakili rasa terima kasih yang tulus kepada para guru.
Untungnya, ingatan saya langsung terlempar kembali ke memori beberapa tahun lalu. Momen magis saat pertama kali menggandeng tangan si kecil yang masih polos, melepasnya dengan cemas di gerbang sekolah.
Dari titik kilas balik itulah kata demi kata mulai mengalir, merajai draf prompter yang saya susun agar nanti saat dibacakan, emosinya bisa langsung sampai ke relung hati siapa pun yang mendengar.
Semoga amanah kecil ini bisa menjadi persembahan terindah untuk melepas gerbang masa depan anak-anak kita.
Saya spill sedikit sebelum nanti dibacakan ke semua guru di sekolah. 🩵