Thank you for your answer, Mr. Arsene. That Wilshere goal is a goal that will always give us Gooners goosebumps also. 😄
Hope we can meet and talk about other Arsenal things someday. 😉
cole palmer stealing the ice cold celebration from morgan rogers, trademarking it, then not making the world cup squad where rogers can show it off is delicious irony to me
If you're an Arsenal fan and never got the chance to watch Arsenal's trophy lift, you can relive all 44 minutes of Arsenal's title winning celebrations here 😍
I tell people everyday that Arsenal fans are very classy.
It’s almost like there’s a circular going around to never be violent.
This PSG fan could have been met God if he did this against Millwall.
NEW ARTICLE IS READY. LINK IN REPLIES. ❤️🏆
The Arsenal Way
👩 Pengaruh sang istri
❤️ Semua punya peran
🔥 Kadang membara, kadang ngalir
Stories. Match reviews. Player reviews.
For the fans of Premier League Champions 2025/26.
COYG!
Sebenernya semua masih bisa terjadi. Arsenal masih mungkin kepleset lagi. Manchester City masih mungkin nyalip lagi.
Tapi jujur lebih milih Arsenal juara musim ini 🫣
Sebagai apresiasi akan perubahan pandangan yg mereka alami musim ini.
Musim ini, Arsenal seakan jadi "public enemy" karena gaya main mereka.
Bahkan sampai dilabeli 'haramball'. Padahal secara rata-rata, mereka masih menguasai lebih dari 55% bola, peringkat tiga dalam urusan sentuhan di kotak lawan, jumlah penciptaan peluang besar, dan xG (setidaknya hingga pekan 35 ini).
Hanya karena permainan yg bagi sebagian orang kurang enak di mata, pertahanan kuat, dan sangat mengandalkan bola mati, mereka dimaki.
Para suporter Arsenal pun berbondong-bondong membela klub kesayangan mereka setiap kali serangan ini muncul.
Entah sadar atau tidak, musim ini telah berhasil mengubah pola pikir mayoritas dari mereka.
Karena ada masanya, Arsenal adalah tim yang sangat bangga akan "permainan cantik" mereka.
Ketika klub Inggris lain seakan menghalalkan segala cara untuk tiga angka, Arsenal asuhan Arsene Wenger berprinsip bahwa menang harus memanjaka mata. Harus dilakukan dengan gaya 🕺
Di Inggris, Arsenal lah yang mulai menanamkan pemikiran bahwa sepakbola itu harus memberikan harapan. Menang jangan asal, tapi juga harus "indah". "Victory through harmony," yang jadi motto Arsenal bahkan ikut dikaitkan dengan hal ini.
Namun, liat mereka sekarang. Mereka lelah main "indah" ala Wenger. Mereka mengorbankan idealisme yg ada, dan berhasil melihat keindahan dari sisi yg berbeda 🪟
Sekarang, Arsenal bangga jadi "Corner Kick FC", dan suporternya mati-matian membela hal itu.
Padahal dulu, Wenger yg menyebut Stoke City klub rugby 🏉
Dulu, melawan tim yg kuat secara pertahanan, dan efektif transisi sering bikin suporternya frustasi.
Setelah bertahun-tahun melihat Philippe Senderos, dan Pascal Cygan. Paling bagus mungkin Kolo Toure, Thomas Vermaelen, dan Laurent Koscielny. Musim ini, pertahanan kuat akhirnya mulai mereka apresiasi 🧱
Walaupun masih ada peluang untuk terpleset lagi. Akan menjadi kepuasaan tersendiri melihat Arsenal juara seperti ini.
Terlepas dari benar atau tidaknya label yg disamatkan pada mereka, karena semua bisa diperdebatkan. Ada yg mengatakan, persepsi adalah relita.
Berhasil juara pastilah prestasi. Prestasi yg sudah lama dinanti. Sekalipun di dalamnya terdapat ironi 🍺😉
Sudah saatnya menanggapi video ini karena banyak dipake untuk “menyerang” Arsenal soal standar ganda
Disclaimer: saya (dulu) adalah fans berat Ozil. Ini artikel di blog lama tentang Ozil sebagai penerus Bergkamp, my most fav Arsenal player ever
https://t.co/2tZVgVrKgm
Utas #MO
Aku bisa sedikit mengerti pilihan sikap Arteta. 🙂
Doi pengen Arsenal dan dirinya gak kasih sikap pasif, "yaudahlah" atau nothing to lose dalam perburuan gelar Liga Inggris. Arteta justru ingin memacu rasa semangat tim dengan bilang, "Ya kami on fire. Gak ada yang lain. Bring it on!" 🔥
Kebayang gak sih kalo Arsenal masih di puncak klasemen tapi Arteta kasih statement lesu sebelum melawan pesaing utamanya, Manchester City?
Yang ada energi pemain ikut loyo. 🫠
Ibarat ronde terakhir, petinju liat pelatihnya lemes karna lawannya prime Mike Tyson padahal sebenarnya di ronde-ronde sebelumnya mereka unggul.
Minimal gak KO aja di 3 menit terakhir dan jaga fokus, udah bisa bawa petinju itu juara via angka. Semoga. 😉
Aku bukan fan Arsenal (ini udah kuspill berkali-kali), tapi atas nama semangat dan optimisme, aku berharap kemenangan ada di pihak Arsenal pada gameweek 33. 🫡
Seperti lagi main Football Manager, team talk dan press conference Arteta menentukan mental Arsenal! 🗣
Majuu, Arteta! 🫵