Bikin Merinding
Lagu legendaris Didi Kempot, Pamer Bojo, mendapat interpretasi berbeda lewat tangan Addie MS bersama Twilite Orchestra.
Lagu yang identik dengan nuansa campursari dan koplo itu diaransemen ulang menjadi pertunjukan simfoni yang megah dan elegan, namun tetap mempertahankan ciri khas aslinya.
Menariknya, seruan ikonik “cendol dawet” tetap hadir dan menggema di tengah alunan musik orkestra, menciptakan perpaduan unik antara budaya populer Jawa dan kemegahan musik simfoni.
Sumber: Addie MS (@addiems), Twilite Orchestra.
Tau ga kenapa ada orang yg kalo diajak ngobrol topiknya beneran ga abis2?
Karena isi kepala mereka bener2 diisi terus. Jadi mau kenal 5, 10, 20thn, ya ga akan bosen. Karena mereka selalu meng-update topik di kepala dgn buku baru, film baru, fenomena baru, dll.
Makanya ga abis2.
Tiga Nasihat Seekor Burung
Dikisahkan, seorang lelaki dari Bani Israil menangkap seekor burung.
Lalu, burung itu berkata: “Apa yang ingin kau lakukan denganku?”
Lelaki itu pun menjawab: “Aku akan menyembelihmu lalu memakanmu.”
Burung itu berkata:
“Demi Allah, tubuhku tidak akan mengenyangkanmu dan tidak pula menghilangkan laparmu. Tetapi jika kau melepaskanku, aku akan memberimu tiga nasihat yang jauh lebih berharga daripada memakanku.
Nasihat pertama akan kusampaikan saat aku masih di tanganmu, yang kedua saat aku berada di atas pohon, dan yang ketiga saat aku hinggap di atas batu.”
Lelaki itu berkata: “Katakan yang pertama.”
Burung berkata: “Jangan terus-menerus menyesali sesuatu yang telah hilang darimu.”
Maka lelaki itu melepaskannya. Burung pun terbang dan hinggap di pohon.
Lelaki itu berkata: “Sekarang katakan nasihat kedua.”
Burung berkata: “Jangan pernah percaya pada sesuatu yang mustahil terjadi.”
Kemudian burung itu terbang ke atas batu dan berkata:
“Wahai orang malang! Seandainya tadi kau menyembelihku, niscaya kau akan menemukan mutiara seberat dua puluh mitsqal di dalam tembolokku!”
Mendengar itu, lelaki tersebut langsung menyesal, menggigit bibirnya, dan meratap. Lalu ia berkata: “Sekarang katakan nasihat ketiga!”
Burung itu menjawab:
“Bagaimana mungkin aku mengajarkan nasihat ketiga sementara kau telah melupakan dua nasihat pertama?
Bukankah tadi aku berkata: ‘Jangan bersedih atas sesuatu yang hilang darimu’? Tetapi kau malah menyesal setelah melepaskanku.
Dan bukankah aku juga berkata: ‘Jangan percaya pada sesuatu yang mustahil’? Sedangkan kau mempercayai perkataanku! Berat tubuhku saja bahkan tidak mencapai dua puluh mitsqal bersama tulang dan buluku. Bagaimana mungkin ada mutiara sebesar itu di dalam perutku?”
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah laka beruntun KRL di Bekasi Timur. Semoga para korban husnul khatimah. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, serta keikhlasan. Kita aja yang bukan keluarga ikut merasakan sedih lemes banget liat nya apalgi keluarga mereka. Al-fatihah untuk para korban. 🤲😭
Kok bisa ya hanya karena "niat puasa", kita bisa nggak makan dan minum dari subuh sampai maghrib? Bahkan ketika kita kelupaan sahur.
Padahal kalau nggak puasa, siang sudah lemah tak berdaya kalo nggak minum atau makan.
Ini hubungannya sama ilmu psikologi ya?
Nyari2 vidio ini.
Alhamdulillaah ketemu.
Entah amalan apa yg telah dikerjakannya shg mendapatkan keistimewaan bisa thowaf sendirian seperti itu?
La hawla wala quwwata illa billaah.
#renunganpagi