Banyak kepala daerah suka menyebut dirinya “hemat dan hati-hati” dalam mengelola keuangan daerah, padahal yang sebenarnya terjadi : anggaran diparkir, rakyat dibiarkan menunggu.
Dana transfer pusat disimpan rapi dalam bentuk deposito, SILPA, atau SBN, bukan untuk pembangunan, tapi demi bunga dan kepentingan politik.
Proyek tertunda, ekonomi lokal mandek, UMKM mati suri, sementara uang berputar di bank, bukan di pasar.
Bukan rahasia lagi, sebagian kepala daerah menyimpan dana agar punya buffer menjelang Pilkada. Beberapa modus yang sering terjadi :
➡️ Anggaran tak terserap di tahun awal, lalu di tahun terakhir masa jabatan digeber lewat proyek fisik dadakan (yang berujung “tanda jasa politik”).
➡️ Dana bunga deposito digunakan untuk “biaya tak resmi” di lapangan.
➡️ Program pusat diklaim sebagai keberhasilan pribadi untuk pencitraan politik.
Lalu menjelang Pilkada, tiba-tiba semua sibuk membangun jalan, taman, dan gapura, demi pencitraan last minute.
Beginilah wajah banyak daerah hari ini : APBD bukan alat pembangunan, tapi tabungan elektoral, atau jangan-jangan dipakai buat bayar utang kampanye sebelumnya.
Rakyat hanya dapat janji, sementara bunga deposito tumbuh lebih cepat dari kesejahteraan mereka.
Partai politik tahulah cara dan pola seperti ini 😂
CC :
@prabowo@DPR_RI@KemenkeuRI@kemendagri@setkabgoid@KemensetnegRI
effort selama ini masih dibanding²in, lo yang mutusin, lo yang nyari ban² serepnya, skrang kenapa gua nanya hal gitu lo gamau dianggap salah?? semua kesalahan masi bisa dimaafin kecuali cheating
Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menaikkan pangkat para polisi yang jadi korban dalam kerusuhan di berbagai wilayah di Indonesia.
“Saya sampaikan ke Kapolri, saya minta semua petugas dinaikin pangkat, naikin pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir,” kata Prabowo saat mengunjungi anggota Polri korban kerusuhan yang dirawat di RS Polri, Jakarta Timur pada Senin (1/9).
Selain kenaikan pangkat, Prabowo juga memerintahkan Jenderal Sigit untuk menyekolahkan polisi yang menjadi korban.
“Saya perintahkan mereka diberi penghargaan naik pangkat, masuk sekolah,” ucap Prabowo.
📸: Dok. kumparan/Abid Raihan.
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0m78w di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#focus #affankurniawan #news #vidol #mobilrantis #demo #demoDPR #unjukrasa #brimob #polisi #info #beritaterkini #berita #bicarafaktalewatberita
Good News!
Bank Indonesia mengumumkan metode pembayaran QRIS sudah bisa dilakukan di Jepang dan Cina mulai 17 Agustus 2025.
Sementara itu, implementasi di India masih dalam tahap pembicaraan teknis, sedangkan kolaborasi dengan Korsel masih dalam tahap review level industri.