Yap! definisi feminist itu kan memperjuangkan hak2 kesetaraan gender. tp pas ada perempuan yg dgn sadar memilih utk jadi melayani suaminya (ambilin makan, siapin baju,dll) dan haknya jg dipenuhi, knp ada aja yg marah2 krn dianggap melanggengkan patriarki? coba pencerahan dong🙏🏻
Barangkali ada yang bingung.
"Kok bisa ya dia melakukan tindakan kriminal tapi nggak ngerasa bersalah?" "Kok dia gak ada malunya ya setelah melakukan zz?"
Aku mau jelasin pake teori psikologi sosial 'Moral Disengagement' by Albert Bandura.
(This is a long thread)
The mother wound doesn’t always come from a bad mother
Sometimes it comes from a mother who was doing her best but was herself so depleted, so unhealed, so disconnected from her own softness that she simply couldn’t model what safe, unconditional love felt like
i hate all men!
"termasuk bapak dan sodara lo?"
iya. kalau liat dari perspektif perempuan lain bapak dan sodara gw termasuk "all men" versi mereka. gw gak bisa gitu aja excluding them on that conversation kalau setiap langkah mereka adalah ancaman untuk perempuan2 di luar sana
as a kid growing up in javanese culture tiap ngeliat tradisi di pernikahan where the bride should wash up her husband foot it always itching me out??? why is she acting like his maid in their supposed big happy day????
sedih tau liat masih banyak perempuan yg beli pembalut reject, makeup yang shady, karena mereka dipaksa BUTUH in this society and that’s the only thing they can afford, trus orang-orang yang bisa afford lebih malah lebih milih shaming, we’re part of the system tau