@GNFI Numpang iklan ya😁 Mari dilarisi pelbagai varian roti manis. Lokasi: Jogja. Sudah ada izin P-IRT dan insya Allah sedang dalam proses sertifikasi Halal. Untuk pemesanan bisa kontak ke nomor ini: https://t.co/lGNcdRmwtv. Terima pesanan snack box juga. Terimakasih🙆🏻♀️
Gak akan muncul di siaran TV Nasional!!
UPDATE🚨🚨🚨
Polisi membubarkan demonstrasi tolak RUU TNI di depan DPR, Jakarta, 27 Maret 2025.
Massa melawan dengan melempar petasan, batu, dan molotov.
Sementara polisi merespons dengan water cannon dan strategi maju perlahan. Situasi masih memanas di Jalan Gatot Subroto.
Sc :
🎥 rocky_gerung
🚨 ALERTA ALERTA ALERTA 🚨
Teman-teman, kami mendapat laporan bahwa ambulance di titik Al Jihad, Karawang, telah dimanfaatkan oleh aparat untuk menangkap peserta aksi. Kejadian bermula ketika seorang korban yang mengalami sesak napas dibawa ke dalam ambulance untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah korban memasuki ambulance, aparat ikut masuk ke dalam ambulance dan mengancam untuk mengubah rute menuju polres sementara ambulance kami tidak ditahan.
Sebelumnya, tim Humanies menerima permintaan melalui DM untuk mengirimkan ambulance ke lokasi aksi. Namun, komunikasi dengan pihak tersebut terkesan bertele-tele, dan setelah ditelusuri, mereka ternyata tidak berada di lokasi aksi. Saat ambulance tiba, aparat sudah menunggu di lokasi. Kami menduga ambulance sengaja dijadikan jebakan bagi peserta aksi yang membutuhkan pertolongan medis.
Kami juga mendapat informasi bahwa petugas ambulance diancam dan dipaksa untuk membawa korban ke Polres, bukan ke rumah sakit. Kami mengecam keras tindakan ini dan menegaskan bahwa ambulance harus digunakan murni untuk kepentingan medis dan kemanusiaan, bukan untuk kepentingan lain yang merugikan mereka yang membutuhkan pertolongan.
Mohon sebarluaskan informasi ini agar kejadian serupa tidak terulang.
Indonesia burns again as the second wave of #IndonesiaGelap protests explodes onto the streets. Students across the country are rising up against a new military law that allows active-duty officers to take civilian posts. Many see it as a return to the kind of military dominance that once defined the Suharto dictatorship.
From Yogyakarta to Malang, protests have turned violent. Police used tear gas, water cannons, and brutal force. In response, protesters in Malang set part of the DPRD building on fire. In Yogyakarta, student leader Tiyo Ardianto now faces open intimidation after leading a protest last week. Blood-red banners appeared near the demonstration site, accusing him and other activists of being foreign pawns.
Persekongkolan Sistematis dalam RUU Polri
Di balik layar institusi Kepolisian Indonesia, ada cerita yang menurut saya lebih dalam dari sekedar penegakan hukum saat ini, yaitu cerita tentang kekuasaan, ambisi, dan potensi persekongkolan sistematis yang kini terlihat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri yang terbaru.
Jika boleh saya singgung sembari mengingatkan, bermula dari kasus kopi sianida yang menjerat Jessica Kumala Wongso pada 2016, sebuah kasus yang tidak hanya mengguncang publik, tetapi juga menjadi titik awal sorotan terhadap kenaikan karier sejumlah perwira tinggi Polri seperti Krishna Murti, Listyo Sigit Prabowo, Tito Karnavian, dan Ferdy Sambo. Dari kasus sianida ini, kita dapat melihat kenaikan karir ke posisi yang lebih strategis bagi Tito sebagai Menteri Dalam Negeri, Listyo sebagai Kapolri, yang tampaknya menjadi pengaman kekuasaan Presiden Joko Widodo (saat itu).
Dan publik tentu tidak lupa, peran Ferdy Sambo yang saat itu masih samar, seolah menjawab salah satu misteri ketika dirinya menjadi pelaku penembakan bawahannya. Publik pun semakin penasaran, kasus yang menimpa Ferdy Sambo menguak “kode 303”, yang nampaknya, mengerucut ke mafia judi online di Indonesia.
Maka bisa jadi, jika Presiden Prabowo menginginkan perubahan total di dalam institusi Polri, mungkin bisa dimulai investigasi terhadap kasus Jessica Kumala Wongso. Kasus kopi sianida pada 6 Januari 2016, yang merenggut nyawa Wayan Mirna Salihin, menjadi panggung awal dari kontroversi. Jessica Wongso ditetapkan sebagai tersangka oleh Krishna Murti, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan divonis 20 tahun penjara pada Oktober 2016.
Prosesnya penuh tanda tanya, di mana bukti CCTV tidak jelas, tuduhan Jessica bahwa Krishna memaksanya mengaku, dan minimnya bukti forensik langsung.
-Sebuah Esai-
Hello @hrw i’d like to inform that there’s a violation on human rights currently happening in Malang, Indonesia.
Police and Military brutality acts on women, journalist and medical crew, reportedly they are currently targeting victims at hospitals.