Problem: Proyektor banyak yang rusak dan gajelas gambarnya
Others: beli proyektor baru/perbaiki aja sistt
MAN ICS: Beli Android TV ukuran 65 inch
Modern problem needs modern solution๐๐
Pernah ngutangin orang 300jt. Katanya cuma buat 6 bulan aja
4 tahun ga dibayar. Akhirnya dibayar 120jt
6 tahun kemudian (10 tahun sejak ngutang) orangnya ngasi proyek total udah 210 milyar
Menurut I kalo ngutangin orang sih either mending ga usah dikasih atau anggep aja ilang 100% tu duit
Tapi monetary (ngutangin atau invest) tu salah satu cara paling gampang dan paling universal ngumpulin social capital. Social capital ROInya si ga main2
Njir๐
@jokowi masih hapal naskah pilpres 2019, bedanya dulu ditujukan ke @prabowo yang skrng ditujukan ke PDIP. Yang kurang kalimat : .. tapi hari ini saya akan lawan!
Gue pernah baca dimana gitu intinya di negara ini lu ga boleh salah jalan dari awal:
1. Belajar yg pinter dari SD-SMP biar dapet SMA Favorit
2. Masuk SMA Favorit biar bisa lolos PTN Top Tier
3. Masuk PTN Top Tier biar bisa masuk kerja ke BUMN, Top FMCG, maupun Big 4.
Gue pernah baca dimana gitu intinya di negara ini lu ga boleh salah jalan dari awal:
1. Belajar yg pinter dari SD-SMP biar dapet SMA Favorit
2. Masuk SMA Favorit biar bisa lolos PTN Top Tier
3. Masuk PTN Top Tier biar bisa masuk kerja ke BUMN, Top FMCG, maupun Big 4.
Disaat terdesak, Nadiem cuci tangan bahwa keputusan memilih Chrome OS bukan keputusan menteri. Tapi keputusan tim Teknis.
Nadiem lupa, rekaman zoom, kesaksian puluhan ASN kementerian yang sudah diperiksa dan beberapa dihadirkan jaksa di pengadilan, bersaksi bahwa keputusan memilih Chromebook adalah arahan dirinya. Bertingkat dari Tim teknis, Tim SKM, dan Nadiem sendiri selaku menteri.
Nadiem tidak segan mengorbankan anak buahnya demi menyelamatkan diri. Jadi, keputusan Juris Tan untuk kabur, adalah yang terbaik, mengingat Juris Tan, orang yang paling tahu siapa Nadiem.
Namun pembelaan ini membuktikan hal lain yang lebih penting: pengakuan tidak langsung bahwa pengadaan sistem OS chromebook adalah sebuah korupsi. Yang nadiem sendiri berusaha untuk mencuci tangannya.
Dukung mendukung dalam kasus korupsi Chromebook tidak ada hubungannya dengan perbaikan sistem peradilan kita. Ini hanyalah demi menyelamatkan Nadiem.
Pun demikian, kerugian negara dalam dakwaan korupsi Chromebook ketika pandemik covid-19, hanya angka-angka mati dihadapan para pembelanya yang luput melihat siapa yang paling dirugikan.
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Beliau kaget kalau akademia beneran ada filter in-group/out-group yang cukup strict. Prinsipnya sih: elu asik dan capable ya monggo join, kalau gak asik ya jangan nyusahin
Terlepas benar/tidaknya klaim โskandalโ di ISPPD 2026, ini alarm keras: Pasal 31 ayat 5 UUD 1945 telah dilanggar secara TSM.
Indonesia tak punya research university sejatiโkampus kita mayoritas hanya teaching university, bahkan sering jadi โSMA Jilid 2โ.
Dosen diperlakukan seperti birokrat, bukan ilmuwan dengan ekosistem tenure track. Akibatnya, ilmu baru tak lahir; kita hanya mengulang pengetahuan usang dari luar negeri.
Jangan kaget jika yang tumbuh bukan budaya riset, tapi budaya gelar, sertifikat, dan pencitraan akademik.
#DaruratPendidikan #ReformasiPendidikanTinggi #ResearchUniversity #Pasal31UUD1945 #PendidikanIndonesia
Impresive
Hampir 80% anak MAN IC Serpong yang mendaftar SNBT diterima di PTN.
33 anak lolos di ITB,
27 anak ke UI,
7 anak ke UNDIP,
6 anak di ITS,
6 anak di IPB,
3 anak di UNAIR,
4 di UNPAD,
2 UGM dll.
19 anak lolos Kedokteran,
2 anak lolos FKG Dan
2 lagi lolos di FKH.
Keren yahh,
MAN IC serpong itu swasta kan ya?
Tebak kenapa prestasi nya bagus :)