memilih pasangan yang tidak setara dalam pemikiran itu melelahkan, ketika kamu butuh pengertian, dia justru sibuk dengan sudut pandangnya sendiri, saat kamu kecewa, dia menganggap kamu berlebihan, bukan karena dia jahat, tapi karena dia benar-benar tidak bisa memahami apa yang kamu rasakan.
Kimberly Ryder pernah bilang: jadilah matre, egois dan sedikit gila agar di cintai dengan hebat. karena kalo lemah lembut, penurut, terima apa adanya. yang datang biasanya orang orang yang tidak bersyukur
dulu selalu mikir yang namanya hubungan kuncinya ya komunikasi, ternyata salah. it's all about understanding each other's. mau ngomongin semua yang dirasain sampe mulut berbusa pun ga bakal ada gunanya kalo ga bisa saling ngertiin sudut pandang masing-masing.
Bukan calon mantu, tapi anak perempuan, syifa. I wish banget inimahh😭🙏🏼
Bunda Maia nih gambaran mertua idaman semua perempuan banget yaa, bukan mantu nya yang ditegur tapi anaknya langsung buat gak nyakitin perasaan pasangannya🫠
pernah enggak sih?
lu deket sama seseorang, tapi lu dibikin bingung; kayak dikasih harapan tapi enggak diprioritaskan.
kayak dipertahanin, tapi enggak diperhatiin.
dibikin yakin sama omongannya, tapi kadang juga dibikin bingung sama sikapnya.
propaganda i'll NEVER fall for: "kalo mau awet muda, jangan nikah!!"
meanwhile liat nana mirdad & suaminya yg CANTIK & GANTENG, stylish, active, created a beautiful, loving family.
yg salah itu bukan nikahnya, tapi it's about how you live your life (and who you live it with) 🫶🏻
Dari "Syifa Hadju" kita belajar gak ada istilah cinta habis di orang lama, kita hanya butuh orang yang "pasti" bisa mencintai kita dan ngebuktiin kita kalau "kitalah tujuanya
untuk para perempuan yang punya prinsip “i can do it by myself” semoga dipertemukan dengan laki-laki yang “i know you can, but let me help you to handle it”.