Tidak perlu menunjukan bahwa kamu sangat mencintainya, tidak perlu di perlihatkan, bahwa ada perjuangan hebat mempertahankannya. Sebab tulus itu tak mengenal seberapa besar, atau seberapa hebat. Apapun, Cinta selalu punya ketulusan.
@AdjieSanPutro Terimakasih sudah memberikan luka yang akhirnya membuat djriku lebih memahami sesuatu yang dulunya belum aku pahami.
Semoga bahagia dengan yang sekarang.
Bukannya gak mau cerita, tapi sekalinya cerita pun bakal percuma, kan dasarnya cuma pada mau tau bukan pada mau bantu.
Mendingan diem aja, nyelesain semuanya sendiri tanpa harus cerita sama orang lain.
Jadi ya biar mereka taunya semua baik-baik aja, kan simple.
Ada hal-hal buruk dari masa lalu yang hanya datang pada dini hari; mengingatkanmu akan rasa bersalah yang bisa sejenak kau timbun sepanjang siang-sore-malam. Tertawa riang. Riuh. Hingga kau kembali pada dini hari; hingga kau kembali pada luka yang belum benar-benar sembuh
Ketika kau telah memutuskan untuk mencintai seseorang, kau juga telah setuju untuk mencintai segala masa lalunya. Masa lalu yang kau tahu, maupun yang tidak kau ketahui hingga hari ini. Bukankah seperti itu seharusnya?
Aku ingin sekali menjadi jahat. Mendoakan supaya kau dijahati seperti yang kau lakukan kepadaku dulu. Digantikan begitu saja oleh orang baru.
Lalu pada akhirnya kau mengerti perihal luka apa yang pernah aku derita selepas hari itu.
Orang-orang harus mengerti masalahmu. Namun kamu tidak mau mengerti masalah orang lain. Orang-orang harus menerima pilihan hidupmu. Namun tidak bisa menerima kalau orang lain tidak bisa menerimamu. Bisa jadi yang egois memang dirimu.
Unpopular opinion: Anak lahir tanpa bisa memilih orang tuanya. Seburuk-buruknya keadaan anak, orang tua yang dulu punya hak penuh untuk membuat anak atau tidak.
Saya pernah dengar ada seorang anak yang berteriak waktu saya peluk, dia bilang
"GUE GAK MINTA DILAHIRIN!!"