TRUE STORY.
Temenku cerita, setelah kuliah di Jerman, dia balik ke Indo buat ngerintis bisnis, hal pertama yg dia lakukan adlh jualan gorengan, pakai plastik, ke orang2 di pinggir jalan, dgn harga 2x lipat.
Dia cerita katanya sengaja kaya gitu biar ga ada yang beli, sehingga perasaan malu dan perasaan takut ditolak itu hilang, dan itu adalah modal yang paling utama ketika ingin menjalankan suatu bisnis.
Keren bgt dah.
Sekarang beliau ini udah jd pebisnis yg bukan kaleng2, punya banyak bisnis, dan penghasilannya udah ga usah ditanya.
Ada yang berani kaya gitu ga?
DON'T LOOK AWAY!
๐ฎ๐ฉ In Sumatra, Indonesia, itโs not just the devastating loss of life. The scale of destruction to communities and critical infrastructure is staggering.
1.3K public facilities damaged
420 houses of worship damaged
199 health facilities damaged
234 government buildings and offices damaged
697 education facilities damaged
405 bridges damaged
105.9K homes affected
52 regencies impacted
The human toll continues to rise, with 916 confirmed dead, 274 still missing, and more than 4,200 injured as rescue and recovery efforts push on.
๐ฎ๐ฉ This is just one of the landslides that struck Sumatra, Indonesia. You can see how the soil behaves almost like a liquid.
From the looks of it, this slide began farther down the slope. If something like this started higher up, especially above a populated area, thereโd be virtually no chance of escape.
๐ Lake Laut Tawar, Central Aceh Regency
"Saya minum air sungai campur sirop," kata M. Nur, penyintas banjir di Aceh Tamiang.
Dua desa di Aceh Tamiang โhilangโ tersapu banjir, pada Rabu (26/11). Dari sekitar 300 rumah di Desa Sukajadi, hanya belasan yang tersisa dengan kondisi rusak parah dan tidak layak huni.
๐ฎ๐ฉ This is the moment Koto Alam was struck by a devastating flash flood. The screams echo with pure terror. ๐ญ
Cleanup efforts have now begun. ๐
The death toll now stands at 883, with 520 people still missing after the catastrophic floods and landslides in Sumatra, Indonesia.
๐ฎ๐ฉ INDONESIA FLOODS
- Over 900 people dead, hundreds still missing.
- Over 100,000 homes destroyed
- More than 800,000 people displaced
- Over 600 people dead in Sri Lanka and over 276 people dead in Thailand
Inilah kondisi area Pondok Pesantren Darul Mukhlishin yang dipenuhi lautan batang kayu sepekan setelah bencana banjir bandang di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat (5/12/2025).
Dari foto tersebut, terlihat Masjid Pondok Pesantren Darul Mukhlishin masih berdiri kokoh di antara gempuran batang kayu.
Hingga hari ini, bantuan masih sulit masuk ke wilayah Desa Tanjung Karang lantaran akses menuju ke sana masih terhambat karena banyaknya tumpukan pohon dan lumpur tebal dari Sungai Tamiang.
| Narasi Daily