@savikovic@glrhn Lho, syariah tuh proses/akad/konsep-nya atau spread terkecilnya?
Dari awal niatnya mau berhutang yg syariah atau yg paling murah?
Bertanya dgn lemah lembut
Bukan riba yang ngeri, tapi:
1. Kebodohan. Sebelum akad KPR, semua hitungan sudah dijembrengin. Cicilan tiap bulan itu ada porsi pokok dan bunga. Pokok utang akan selalu berkurang. Bacalah semua yang diberikan kepada kalian pada saat akan membeli rumah. Pelajari dan tanyakan agar kalian benar-benar paham.
2. Kemunafikan. Sejak awal dia sudah tau bahwa KPR itu ada bunganya, tapi tetap diambil, lalu di kemudian hari teriak-teriak "ngerinya riba"? Gimme a break.
3. Ketiadaan kemampuan berpikir. Liat point no. 1, sehingga jika pokok utang adalah 250jt, pada saat dilunasi, tidak mungkin pokoknya bertambah jadi 260 juta. Selama 4 tahun pokok utang akan terpotong sedikit demi sedikit. Berbeda dengan pembiayaan kendaraan bermotor, ketika KPR dilunasi, maka yang wajib dilunasi adalah pokok utangnya saja. Paling hanya penalti pelunasan lebih awal, itupun jika masih dalam batas waktu yang ditentukan.
4. Penyebaran kebohongan yang dilakukan oleh akun yang mengaku "dakwah." Lucu banget. Ngefitnah tapi mengaku dakwah.
ORI030 imbal hasilnya ATH sejak pandemi. Wow ๐ฎ
Masukin uang 5M, dapet Rp26.250.000 per bulan.
Dipake tinggal di Purwokerto tinggal main burung sama garuk biji aja ini mah.
When yah punya uang 5M? ๐
Soto
Lamongan style. Kuah kurang gurih sebelum diracik. Koya tipis2 doang rasanya. Topping bisa pilih. Harga? Standar aja
๐Soto Djarkawik, Mojokerto
@Mas_Ndaru Adalah betul kerjaan lebih nyantai, tapi dadi deg2an performance review-ne piye. Ga biasa nyantai 3 taun terakhir, kui wae ga sepiro penilaiane wkwk