16 fucking years of One Direction!!! Blows my mind. Thank you for changing all our lives and the love and passion you all still show is unmatched! Tonight’s going to be a special show.
Spending the rest of the day listening to all the bangers and reminiscing! Thank you for all the memories.
And to my brother I Miss you every day but especially on days like today. I know we’d have been celebrating today together!
Faktanya, menurut Policy Research Center (PRC) 88,5% manfaat dari Program MBG dinilai mengalir ke elite dan pejabat politik (44,5%) serta mitra dan pengelola SPPG (44,0%).
Bukan kepada anak-anak yang menjadi penerima utama (hanya 6,5%) apalah lagi para guru yg 'hanya' kecipratan repotnya saja.
Obrolan yg saya curi dengar dari para mitra/pengelola SPPG di acaranya Badan Gizi Nasional di Bekasi kemarin juga topik fokusnya ke mereka. Mereka yg denial juga adalah bagian dari 88,5% 'penerima manfaat'.
Setelah dipikir-pikir, nalar dan pola pikir para pemangku negara memang membikin kita beristigfar berkali-kali, ya. Misalnya,
1. Negara punya visi ingin memberantas stunting; diciptakanlah embege. Tetapi implementasi awal bukan pada bumil dan busui, melainkan pada anak-anak sekolah. Setelah berjalan beberapa bulan, mulailah untuk menjangkau bumil dan busui. Tapi sajiannya? Jangankan untuk mengatasi stunting, untuk bisa jadi sajian umum untuk bumil dan busui saja amat sangat tidak pantas. Semua masukan pakar dan ahli diberangus, saran dan kritiknya difitnah sebagai bentuk hinaan dan cacian.
2. Negara ingin (dianggap) hadir dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tetapi alih-alih membuat alur koordinasi yang ciamik antar kementerian dengan daerah untuk memperbaiki sistem rekrutmen guru, menaikkan upah dan taraf hidup guru, memperbaiki bangunan dan sarpras sekolah yang sudah ada, membangun perpustakaan sederhana di setiap kecamatan, negara malah membangun sekolah rakyat. Mengabaikan sekolah negeri dan kurikulum yang sudah ada, menciptakan GAP di antara pekerja pendidikan dan guru.
3. Negara ingin menciptakan banyak lapangan kerja untuk mengatasi pengangguran. Namun alih-alih menaruh perhatian lebih pada sekolah-sekolah vokasi, memperbaiki kinerja menristekdikti, membungihanguskan praktik nepotisme pada jabatan lembaga dalam negeri, memperbaiki sistem antar perguruan tinggi dan perusahaan yang pro dengan lulusan diploma, sarjana, hingga magister, memperbaiki upah dan taraf hidup dosen, negara malah keukeuh melestarikan praktik nepotisme, polisi dan TNI diberi pekerjaan yang bukan tupoksinya, menciptakan cara instan nan cacat lewat program SPPI, membangun banyak SPPG dan KOPDES, mengabaikan pembludakan lulusan perguruan tinggi dan rendahnya serapan perusahaan.
Yang dipikirin langgengnya kekuasaan terus? Tiap dikritik keras nanti jawabnya, "percaya dengan kepemimpinan saya." Terus habistu nyebar teror, para pejabatnya melakukan komunikasi publik yang jelek, aktivis-aktivis direpresi, dijadikan korban rencana pembunuhan. Pakar, ahli, dan 'orang pintar' dimusuhi lewat pidato-pidato. Mau percaya gimana kalo baru setahun setengah jalan aja udah banyak kejanggalan gini?
Guys gw mau jujur soal sesuatu.
Prabowo bilang dia bangun jam 2 atau jam 3 pagi buat pantau YouTube dan update berita global.
Dan gw mau bilang sesuatu yang mungkin tidak enak didengar.
Gw juga bisa bangun jam 3 pagi dan buka YouTube.
Bukan hal yang istimewa. Siapapun bisa melakukan itu.
Yang istimewa adalah setelah lu baca semua berita itu apa yang lu lakukan?
Karena kalau jawabannya cuma 'saya pantau' — itu bukan kelebihan seorang presiden. Itu kebiasaan orang yang insomnia.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi harga bahan pokok masih mencekik rakyatnya sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi aktivis yang disiram air keras oleh intelijen militernya sendiri belum ada yang diadili sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi 700 triliun investasi mangkrak karena izin tidak selesai-selesai sama saja dengan tidak bangun.
Presiden yang bangun jam 3 pagi tapi kelas menengah terus menyusut sama saja dengan tidak bangun.
Satu setengah tahun menjabat. Dan yang bisa diklaim dengan data konkret masih terlalu sedikit dibanding besarnya masalah yang ada.
Gw tidak bilang tidak ada yang dikerjakan. Ada jembatan yang dibangun. Ada pupuk yang disederhanakan regulasinya. Ada efisiensi Rp308 triliun yang diklaim.
Tapi rakyat tidak butuh presiden yang impressive di depan kamera forum diskusi.
Rakyat butuh presiden yang kebijakannya terasa sebelum gajian habis di tengah bulan.
Bangun jam 3 pagi itu mudah.
Yang susah adalah memastikan bahwa semua yang lu baca jam 3 pagi itu berujung pada keputusan yang mengubah sesuatu di kehidupan nyata orang-orang yang bangun jam 4 pagi bukan untuk pantau YouTube tapi karena harus kerja shift pagi dengan upah minimum yang tidak cukup untuk bayar kontrakan.
Kalau pantau doang gw juga bisa Pak.
Pemerintah menetapkan libur nasional idul fitri di kalender tgl 21 Maret, trs bsk tgl 19 pemerintah mau sidang lagi, bisa nggk sih nggk ush banyak drama
]Guys Rocky Gerung baru ngomong sesuatu di podcast Bocor Alus Tempo yang menurut gw perlu lo dengar baik baik.
Dia ditanya Prabowo itu leader atau dealer? Dan jawabannya singkat. Waktu awal orang berharap dia jadi leader karena Jokowi sebelumnya jelas dealer. Tapi setelah 17 bulan Rocky bilang kedealerannya Prabowo sekarang lebih terbaca dari kelidernya.
Yang paling menohok dari seluruh obrolan itu adalah satu kalimat ini. Rocky bilang 70% kabinet Prabowo isinya bajingan. Bukan musuh karena musuh itu setara dan punya etika permusuhan. Tapi bajingan orang orang yang ada di sekitar presiden yang munafik dan tidak bisa dijadikan teman berdiskusi. Dan Prabowo tidak bisa pecat mereka karena terikat perjanjian politik waktu kabinet dibentuk.
Dan ini yang paling bikin gw mikir. Rocky bilang masalah terbesar Prabowo bukan musuh dari luar tapi ketiadaan teman diskusi yang jujur dan setara. Semua orang di sekitarnya hanya memuji. Tidak ada yang berani debat. Tidak ada yang kasih perspektif alternatif. Akibatnya presiden hidup dalam bubble dan semua keputusan besar diambil tanpa pertengkaran intelektual yang sehat.
Soal kondisi ekonomi Rocky lebih keras lagi. Dia bilang semua variabel krisis sosial sudah ada di atas meja. Rupiah sudah 17 ribu. Harga barang naik. LPG dari Amerika kalau terlambat sedikit saja dapur mak mak tidak bisa masak. Dan kalau itu terjadi bukan mahasiswa yang turun ke jalan. Tapi ibu ibu bawa piring kosong.
Dan kesimpulan Rocky paling mengejutkan dia tidak yakin Prabowo akan bertahan sampai 2029. Bukan karena musuh dari luar. Tapi karena fondasi yang sudah keropos sejak era Jokowi sekarang bebannya ada di pundak Prabowo. Dan satu gelombang kecil saja sudah cukup untuk menenggelamkannya.
Inilah 'toxic masculinity', ketika pemerintah merasa jadi 'bapak' yang berusaha keras mengendalikan semuanya, padahal kapasitas materialnya dalam melindungi warga dipertanyakan.
https://t.co/JI6Bkqbaxo
Dalam islam kita nggk diwajibkan bayar pajak, hanya orang kaya yg harus bayar, tp yg wajib adalah bayar zakat. Tp nggk bayar pajak seakan lebih berdosa dripada tukang korupsi. Pejabat kita aja jahat sama rakyatnya, nggk bener pula kerjanya...
90% ORANG GAK TAU 10 ISTILAH EKONOMI INI MAKANYA CUMA JADI PENONTON SAAT ORANG LAIN KAYA
1. Inflasi
Harga barang naik, tapi gaji lo gitu-gitu aja
Jadi duit lo makin nggak ada harganya
2. Deflasi
Harga-harga turun, tapi bisa jadi tanda ekonomi lagi lesu
Bukan berarti selalu enak ya
3. Supply & Demand
Barang langka + banyak yang mau harga naik
Barang numpuk tapi nggak ada yang minat harga jeblok
4. Resesi
Ekonomi lagi drop parah
Banyak PHK, bisnis sepi, duit susah muter
5. Investasi
Lo naro duit di aset (kayak saham, emas, dll) biar tumbuh
Bukan cuma numpukin di tabungan
6. Diversifikasi
Jangan naro semua telur di satu keranjang
Bagi-bagi investasi lo biar lebih aman
7. Pasar Modal
Tempat lo bisa beli saham dan obligasi
Bisa cuan, tapi ada risiko juga
8. Suku Bunga
Persentase yang lo dapet (atau bayar) dari pinjaman atau tabungan
Naik turun sesuai kondisi ekonomi
9. Ekuitas
Kepemilikan lo di suatu bisnis
Misalnya lo punya saham 10% berarti lo punya 10% dari perusahaan itu
10. Kredit
Duit pinjaman
Bisa bantu, tapi kalau nggak diatur bisa bikin bangkrut juga