jadi mungkin jangan terlalu bangga dulu dengan label “keluarga utuh”. kalau ujung-ujungnya yang tumbuh dari sana malah nggak punya kemampuan membedakan trauma, karakter, pilihan, dan tanggung jawab pribadi, keutuhan keluarganya rupanya nggak banyak membantu. ups.
jadi mungkin jangan terlalu bangga dulu dengan label “keluarga utuh”. kalau ujung-ujungnya yang tumbuh dari sana malah nggak punya kemampuan membedakan trauma, karakter, pilihan, dan tanggung jawab pribadi, keutuhan keluarganya rupanya nggak banyak membantu. ups.
bahkan nggak sadar kalau cara berpikirnya sendiri bermasalah. ya contohnya si jelek akal ini wkwk
bayangin merasa diri berasal dari keluarga “baik-baik”, lalu hasil pendidikannya justru jadi manusia yg menganggap korban kekacauan keluarga lebih rendah kelayakanny untuk dicintai.
gue lebih takut menikah sama orang yang punya pola pikir begini daripada sama orang broken home.
karena luka masa kecil masih bisa disadari, diproses, dipelajari, dan diputus. tapi orang yang merasa latar belakang keluarga sudah cukup untuk menentukan nilai manusia biasanya—
I MERAYUUUU. Stop scroll dulu. ✋🏻 Kalau korang nampak ni kat pasaraya tolong grab sebab brand ni ada logo “autentik” dari kkm. Pure honey. 🤌🏻 sekian dari mak yang terpaling cerewet 😆
TERKINI
Menteri Hal Ehwal Agama, Dr Zulkifli Hasan memaklumkan pihaknya membantah penayangan Drama Madu dan Racun lakonan Elisya Sandha, Uqasha Senrose dan Alif Aziz kerana drama itu menayangkan unsur LGBT yang tak patut ditonjolkan pada umum
P/s Skrg kita serahkan kepada Kementerian Komunikasi untuk tindakan selanjutnya