@rkwkaiz@A50706Aksa@study48699@AkbuarCollina@idextratime wkwk gue juga ngefans sama messi cuma realitis aja selama pertandingan dan secara data Messi ga berbuat apa2 di final, maksud gue kalo udh sefakta ini terima aja kalo emang ada yang lebih baik jangan terlalu bias wkwk... emang sedih kok cuma magic messi doang selama WC ini
@anonirregular adanya lini tengah berarti ngaruh ga sama defense cuba x laporte bang? dengan lu kasih video tersebut justru malah lebih layak dan membuktikan bahwa lebih pantas cuba daripada licha dan upamecano. jujur aja licha itu solid kok apalagi waktu dia ditarik baru keras defense argen.
🇮🇹 FABIO CANNAVARO: "Kalau saya memenangkan Ballon d’Or setelah memenangkan Piala Dunia dan liga, mengapa Pau Cubarsí tidak bisa memenangkannya?
Menurut saya, Cubarsí punya musim dan Piala Dunia yang bahkan lebih baik daripada yang saya alami pada 2006.
Saya pikir dia pantas mendapatkan Ballon d’Or di atas segalanya."
Setuju gak nih sama Cannavaro 🤔
@A50706Aksa@study48699@AkbuarCollina@rkwkaiz@idextratime after rodri keluar malah spanyol cetak gol, so di gendong gimana ya lu pikir😹
itu bahkan cubarsi dapet penghargaan pemain terbaik, unai dapet golden glove. sekali lagi jangan cuma nonton highlight doang bang😹😹😹
🚨Xavi left speechless: "At 39, Messi is still making difference in World Cup matches and he deserves the Golden Ball.
🗣️ Xavier
It's incredible. I still find it difficult to believe that at 39 years old, Lionel Messi is playing at this level in a World Cup. Most players at that age are thinking about retirement, but he's still the player making the biggest difference whenever Argentina need him.
Every time you think you've seen everything from Messi, he finds another way to amaze you. His intelligence, his calmness under pressure, the way he reads the game and creates moments that nobody else can see it's simply extraordinary.
For me, he deserves the World Cup Golden Ball. Not because of his name, but because of what he has done on the pitch. Age has never stopped him from carrying Argentina when it matters most. Watching him still dominate football's biggest stage at 39 is something we may never witness again.
😳🇪🇸 Percakapan luar biasa antara influencer sepak bola Fede Ruiz dengan Lamine Yamal sekitar 4 tahun lalu, saat Lamine baru berusia 15 tahun.
🎙️ Fede: "Apakah ada pemain akademi, khususnya di tim Cadete, yang menurutmu paling menonjol?"
🎙️ Lamine: "Ada satu pemain dari akademi, namanya Pau Cubarsí."
Kini, sisanya adalah sejarah. ⭐️