Aston Villa have reached their first major European final since the 1982 European Cup final, 44 years ago. The only English clubs to have a longer gap between such finals are Manchester City (51 – 1970 to 2021) and West Ham United (47 – 1976 to 2023)
#AVFC | @OptaJoe
@willemjo85977@callmeakashaa@insidefolkative lagi krisis malah ngurusin MBG, buang2 duit ultah di paris hotel semalem sekamar ratusan juta, impor mobil listrik, impor motor listrik. TOLOL.
@trothelfox@kaflammim@f1speed_indo itu lah bedanya pebisnis ama pembalap. klo pembalap walaupun lg menang tp insting racingnya keganggu, jd risih jg. kalo pebisnis mah selama MENANG dan CUAN lanjut terozzz.
emg susah di indo, pdhl kerja yg sama di LN, dgn risiko yg lebih rendah gajinya bisa 20x lipat. tp apa mau dikata kita kan emg org sini.. jatuhnya org yg kerja NYUBSIDI org yg nganggur dan ga kerja, krn yg kerja "pengabdian" dan "ibadah" yg harusnya digaji lebih malah ngga digaji
@KemenperinRI tapi ini realitas di indonesia
w juga pernah tanyakan, dokter jaga on call (kalau ada kasus gawat darurat dokter dtg ke UGD di puskesmas) itu harusnya diberikan jasa, kalau mmg uang g bisa, dpm bentuk waktu kerja.
malah dijawab "itu kan udah resiko dokter, kerja itu ibadah"
model begini dikasih MBG, belum lagi SPPG 6 juta per hari dari duit pajak gua, gak rela anjinggg. emang di Indo itu konsepnya org kerja keras dan org pintar mensubsidi org malas dan org bodoh, makanya gak kaya2. middle class nyubsidi kelas atas dan kelas bawah, middle class tewas
Prabowo minta penghematan besar-besaran: WFH ASN, stop kunjungan luar negeri, pangkas seremonial, belajar dari Pakistan.
Tapi satu pos anggaran tidak ikut disentuh: MBG. Rp335 triliun untuk tahun ini. Sudah terserap Rp44 triliun dalam 10 pekan pertama saja. Januari 2026 seorang: Rp19,5 triliun dalam satu bulan.
Sebagai perbandingan: seluruh defisit APBN Februari yang bikin alarm nasional adalah Rp135,7 triliun. MBG sudah habiskan sepertiga dari angka itu hanya dalam dua bulan.
Penghematan WFH dan stop beli AC mungkin bisa hemat puluhan triliun dalam setahun. MBG membakar jumlah yang sama dalam hitungan pekan.
Bukan berarti MBG salah. Tapi angka-angkanya membuat pertanyaan ini tidak bisa dihindari: penghematan mana yang sebenarnya akan membuat perbedaan?
Ini mah ga layak disebut 'DAPUR' tapi 'WARUNG', mending duit langsung diberikan ke siswa. Kalo lewat SPPG kan harganya jadi markup.
Kalo diberikan ke siswa, bisa dibelanjain ke warung, pemerataan.
Ini kerja di SPPG udah berasa aparat kali ya. Arogannya mirip dengan isilop bocil yang suka foto sambil flexing pegang senjata. Sakit men, kita sama-sama rakyat…
Guys ini berita yang kedengarannya membosankan tapi dampaknya ke kantong lo lebih nyata dari yang lo kira.
Menteri Keuangan kita baru bilang pemerintah sedang mempertimbangkan untuk melebarkan defisit APBN di atas 3 persen.
Gw jelasin dulu apa artinya buat lo yang gatau
Defisit APBN itu artinya pengeluaran pemerintah lebih besar dari pemasukannya.
Selisihnya ditutup dengan utang.
Selama ini batas defisit Indonesia adalah 3 persen dari PDB.
Itu aturan yang sudah lama jadi pegangan.
Semacam garis merah yang tidak boleh dilewati karena kalau dilewati lembaga pemeringkat internasional bisa kasih nilai negatif ke Indonesia.
Dan nilai negatif itu artinya investor kabur.
Rupiah melemah.
Bunga utang naik.
Yang ujungnya rakyat biasa yang bayar lewat inflasi.
Sekarang pemerintah sedang pikir pikir untuk lewatin garis itu.
Kenapa?
Karena harga minyak dunia sedang meledak akibat konflik Iran.
Senin lalu minyak Brent sempat menyentuh 119 dolar per barel tertinggi sejak 2022.
Kemarin naik lagi ke 100 dolar lebih.
Dan Indonesia adalah negara importir minyak.
Setiap kenaikan harga minyak APBN kita ikut terkena tekanan.
Subsidi energi membengkak.
Pengeluaran pemerintah naik.
Tapi pemasukannya tidak ikut naik secepat itu.
Jadi pemerintah butuh ruang fiskal lebih besar.
Dan salah satu caranya adalah dengan melebarkan defisit.
Tapi ini yang paling bikin gw geleng geleng dari pernyataan Pak Menkeu.
Tapi tunggu dulu.
Di saat yang sama program Makan Bergizi Gratis tetap jalan.
Bahkan diperluas.
Anggarannya 1.2triliun perhari.
Dan ada rencana naik lagi.
Gw tidak sedang bilang MBG itu salah.
Niat mulianya jelas anak anak Indonesia dapat gizi yang lebih baik.
Tapi ini yang perlu lo pertanyakan.
Di tengah APBN yang sudah tertekan karena harga minyak meledak.
Di tengah rupiah yang sudah 17 ribu per dolar.
Di tengah pemerintah yang sedang mempertimbangkan lewatin batas defisit
Program yang anggarannya puluhan triliun tetap jalan penuh.
Sementara yang sampai ke lapangan di beberapa daerah masih ada lele mentah.
Nugget beku.
Dapur miliaran yang ujungnya jadi tempat terima kiriman supplier.
Jadi uangnya keluar triliunan.
Defisit melebar.
Utang bertambah.
Dan yang sampai ke anak anaknya masih perlu banyak pertanyaan yang dijawab dengan jujur.
Ini yang paling bikin gw geleng geleng dari pernyataan Pak Menkeu.
Waktu ditanya soal defisit beliau bilang saya belum tahu masih dipikirin kali.
Dan waktu ditanya kalau Prabowo oke beliau bilang kalau perintah kan kita jalankan, saya kan cuma tangan presiden.
Jadi keputusan yang akan berdampak ke seluruh rakyat Indonesia masih nunggu lampu hijau dari satu orang.
Bukan keputusan kolektif yang sudah matang.
Bukan hasil kajian panjang yang sudah ada kesimpulannya.
Tapi masih dipikirin.
Di tengah situasi global yang sedang bergejolak.
Di tengah harga minyak yang naik turun tidak karuan. Di tengah rupiah yang sudah menyentuh 17 ribu per dolar.
Masih dipikirin.
Dan ini yang paling penting lo pahami sebagai rakyat biasa.
Kalau defisit melebar pemerintah butuh tambah utang.
Utang tambah bunga naik.
Rupiah tertekan lebih dalam.
Harga barang impor naik.
Inflasi naik.
Semua itu lo rasakan setiap kali belanja di pasar atau isi bensin.
Sementara program yang anggarannya triliunan tetap jalan.
Sementara yang memutuskan masih nunggu perintah.
Sumber: CNBC
taiiii lah taiii ngentottt semuaaa, puyeng bgt negara disetir org2 macem begini, mana ga ada yg bisa ngelawan, semua mentingin diri sendiri semua ngancurin negara NGENTOOOTT
Salah satu poin Moody's pas nurunin outlook ke negative adalah defisit APBN yang mendekati 3%, kalau keran defisit di atas 3%nya beneran dibuka, bakal jadi berita yang sangat buruk buat IHSG