Coba dong spill soundtrack atau lagi dari video game yang saking bagusnya sampe masih lo dengerin sampe sekarang!
Here’s mine
- Agnus Dei - Kingdom Come Deliverance 2
- Une vie t’-aimee - Expedition 33
- Good Riddance - Hades
- Down by The River - Baldur’s Gate 3
Tapi emang bener, kalau web pricing tinggi, coba telpon. Kalau hotelnya nggak mau match harga sama OTA, kemungkinannya 2:
1. OTA lagi running campaign yang budgetnya dipake buat nutup margin rate
2. Reservation-nya ble'e
Sekian dan terima vacancy.
Kenapa hotel gak langsung pasang harga murah di website atau app sendiri?
Karena ada klausul di kontrak yang namanya RATE PARITY.
Hotel dilarang kasih harga lebih murah di channel lain (termasuk website resmi) selama harga itu bisa dilihat publik.
Kalau ketahuan, Agoda/Traveloka bisa turunin ranking hotel di pencarian. Booking anjlok. Revenue hotel babak belur.
OTA tuh masih punya member deals, campaign, etc. Kalau direct pricing lo di atas OTA, kemungkinannya 3:
1. Strategi lo emang fokus di OTA production
2. Wholesale rate lo leaking
3. Revenue lo ble'e
Ini bukan gosip.
Ini rekam jejak Anggota DPD yang lo pilih pake uang pajak lo.
AWK , Arya Wedakarna, DPD Bali:
📌 2009 : Ngaku Raja Majapahit Bali. Nama lengkapnya 12 kata. Dipolisikan warga Bali sendiri karena dianggap lecehkan sulinggih dan palsukan identitas.
📌 2017 : Provokasi penolakan Ustadz Abdul Somad masuk Bali. Dilaporkan ke BK DPD dan polisi oleh anggota DPR RI , dituduh jadi otak persekusi berbasis agama.
📌 Maret 2020 : Ajudannya sendiri, mahasiswa semester VI, gaji Rp700 ribu, dijambak rambutnya, diputar-putar kepalanya, dipukul, dicekik , gara-gara nggak sengaja jatuhkan tas. LP/135/III/2020/BALI/SPKT. Masuk Polda Bali.
📌 29 Desember 2023 : Di rapat resmi Angkasa Pura Bandara Ngurah Rai, bilang ke pejabat: "Jangan kasih yang penutup-penutup nggak jelas. This is not Middle East." Viral. Dikecam MUI, NU, Muhammadiyah, ICMI Bali.
📌 2 Februari 2024 : Dipecat BK DPD. Langgar sumpah jabatan dan kode etik. Tiga laporan polisi sekaligus : Polda Bali, Polda NTB, Bareskrim Polri. Keppres No.35/P Tahun 2024 diteken Jokowi 22 Februari 2024.
📌 Maret 2024 : Tetap ngantor setelah dipecat. Tetap klaim masih terima gaji. Ngotot nggak mau keluar sampai dipaksa.
📌 Pemilu 2024 : 378.300 suara. Balik lagi ke DPD 2024–2029.
📌 27 Maret 2026 : Sebar hoaks foto jurnalis https://t.co/0oxJUTcFBv sebagai pelaku pemerkosaan. Tanpa verifikasi.
Jurnalisnya bilang: "Mental saya langsung down."
Dilaporkan ke Polda Bali dan BK DPD. AWK minta maaf terbuka , Antara, 30 Maret 2026.
📌 2026 : dari akun Instagram verified-nya sendiri:
Ada warga lapor anak-anak SD 3 Batuyang nggak dapat MBG. Minta tolong ke anggota DPDnya
Jawaban AWK:
"Tanyakan sama mahasiswa yg DEMO itu ya... mereka demo MBG agar dihapus."
"Kami bantu daerah yg mau mau saja."
Rakyat lapor anak nggak dapat makan , dibalas dengan nyalahin mahasiswa yang demo.
Lalu ketika dikritik di kolom komentar, AWK jawab:
"Yg ga milih juga banyak termasuk elo. Ga usa sok paling berjasa."
Dipecat → minta maaf → balik lagi → masalah baru → minta maaf lagi → rakyat yang butuh bantuan disuruh tanya ke demonstran.
Pola ini bukan kecelakaan. Pola ini adalah model bisnis.
Dan model bisnis ini jalan terus , karena sistemnya memang dirancang untuk membiarkannya jalan.
Tugas DPD itu apa, Pak?
Budiman Sudjatmiko di UGM malam ini:
"Silakan kritik kami di sini, jangan di media sosial."
Lalu mahasiswa naik panggung.
Lalu Budiman menghilang.
Nusron & Sudaryono keluar , tapi pas ditanya
"Apakah kalian merasa bersalah?"
Mereka pergi juga.
Mahasiswa UGM sampai ngejar mobil pejabat di kampus sendiri , hanya untuk dapat satu jawaban.
Gak dapat.
Kedaulatan rakyat, lo bilang?
abang ini cerita gaji di jerman itu dibayar per jam, bukan per bulan
dan untuk upah per jam disana sekitar 13 euro
tapi dipotong pajak jadinya bersih 10-an euro
sekarang coba bandingin ke Louisiana
di louisiana minimum wage masih sekitar Rp128 ribu per jam
kalau dipotong pajak, bersihnya kira-kira Rp106 ribu-an
dengan Rp106 ribu-an itu kira-kira bisa beli:
beras 1 kg (Rp41,4 ribu) + telur 10 butir (Rp45,3 ribu) = Rp86,7 ribu
atau:
beras 1 kg (Rp41,4 ribu) + telur 10 butir (Rp45,3 ribu) + yoghurt kecil (Rp13,6 ribu) = Rp100,4 ribu
atau:
telur 10 butir (Rp45,3 ribu) + susu 1 liter (Rp24,1 ribu) + yoghurt kecil (Rp13,6 ribu) = Rp83 ribu
atau:
apel 1 kg (Rp89,7 ribu) doang, sisa dikit
sekarang kita liat New York City
minimum wage new york city itu sekitar Rp301 ribu per jam
kalau dipotong pajak, bersihnya sekitar Rp239 ribu per jam
dengan 1 jam kerja itu kira-kira bisa beli:
beras 1 kg (Rp124,4 ribu) + telur 10 butir (Rp90,1 ribu) + susu 1 liter (Rp25 ribu) = Rp239,5 ribu
atau:
beras 1 kg (Rp124,4 ribu) + apel 1 kg (Rp121,6 ribu) = Rp246 ribu
atau:
telur 10 butir (Rp90,1 ribu) + apel 1 kg (Rp121,6 ribu) + yoghurt kecil (Rp13,6 ribu) = Rp225,3 ribu
gajinya gede, tapi harga barangnya juga ikut nyolot
sekarang jakarta
UMP jakarta 2026 sekitar Rp5,7 juta per bulan
kalau dibagi kasar 173 jam kerja, jadinya sekitar Rp33 ribu per jam
dengan Rp33 ribu itu kira-kira bisa beli:
beras 1 kg (Rp15,5 ribu) + yoghurt kecil (Rp7,3 ribu) = Rp22,8 ribu
atau:
telur 10 butir (Rp26,2 ribu) doang, sisa dikit
atau:
susu 1 liter (Rp23,9 ribu) doang, sisa dikit
atau:
wortel 1 kg (Rp14,5 ribu) + yoghurt kecil (Rp7,3 ribu) = Rp21,8 ribu
tapi apel 1 kg aja sekitar Rp49,8 ribu
itu udah lebih mahal dari 1 jam kerja UMP jakarta
nah ini yang bikin mikir
pertanyaannya bukan cuma:
“kok jerman atau amerika gajinya gede?”
tapi:
“kenapa 1 jam kerja di satu tempat bisa punya daya beli jauh lebih besar daripada 1 jam kerja di tempat lain?”
padahal Indonesia punya tambang emas, nikel, batubara, sawit, laut, tanah, dan sumber daya alam segede gaban? Apakah UMR kita kekecilan? Atau barangnya yang kemahalan?
Deddy Corbuzier posting video bagi2 MBG ke ojol & udah nolongin banyak pihak yg membutuhkan,
Deddy nulis, "Ya gue punya MBG sendiri selama ini (Makan Beneran Gratis) Tiap hari.. depan studio gue buat temen2 OJOL selama ini."
Deddy juga nyindir sosok sahabat yg teriak2 di sosmed soal MBG, tapi pas ditanya udah ngelakuin apa selain itu, sahabatnya itu diem.
Deddy lanjut nulis, "Semua keresahan juga gue sampaikan (kalau nyampe) Tapi point nya bukan ini... point gue satu.. kalian yang punya kekuatan, uang, Power mungkin, BOLEH GAK... GA CUMA TERIAK DOANG TAPI BERGERAK JUGA!!!?"
Deddy nambahin, "INI GUE POST ORANG NYA TAU KOK MAKSUDNYA SIAPA!!!!!!! Duit loe banyak, loe teriak pajak!!! Pajak aja loe kemplang kmrn!!! Bersuara BOLEH!! Gue dukung!!! Munafik jangan! Assuuu!"