ternyata aku telat mengalami.
dulu saat skripsian, teman-teman seperjuangan banyak yg merasakan gangguan psikis seperti kecemasan ringan, takut bimbingan, takut ketemu dospem, dll. sedangkan aku baru merasakannya saat sudah bekerja.
rasanya sangat tidak nyaman.
π sender fresh graduate baru wisuda, lagi probation di perusahaan B tapi mau gila gara-gara ganti atasan. kemarin dapet offering dari perusahaan A & C, pengen resign mumpung masih probation tapi gak rela ninggalin temen kerja. baiknya pilih yang mana ya?
Dari semua keluhan karyawan yang pernah gue dengar di berbagai workshop, ada satu yang paling sering muncul:
"Gue ngerasa kayak mesin, bukan manusia."
Dan ironisnya, manager mereka biasanya nggak sadar hal itu terjadi.
Ketahuilah, kalaupun makin banyak laki-laki memilih tidak menikah, itu bukan muncul dari ruang hampa. Ada perubahan realita sosial yang bikin banyak cowok jadi lebih realistis melihat relasi dan masa depan.
Era sosmed menciptakan standar hidup dan hubungan yang sering kali lepas dari kondisi ekonomi mayoritas orang. Tiap hari orang dicekoki validasi gaya hidup mewah, relationship goals, dan ekspektasi serba tinggi, sampai banyak orang lupa kalo realita hidup kebanyakan manusia itu biasa-biasa saja.
Laki-laki hari ini dituntut harus mapan, stabil emosinya, romantis, lucu, good looking, provider, sekaligus jadi emotional support yang selalu siap. Standarnya terus naik, sementara biaya hidup makin brutal dan ruang buat gagal makin kecil.
Makanya skill domestik buat laki-laki sekarang bukan lagi sekadar nilai tambah, tapi survival kit. Bisa masak, bersih-bersih, ngatur hidup sendiri, dan tetap waras tanpa bergantung ke pasangan adalah bentuk adaptasi rasional di era ketika pernikahan tidak lagi otomatis identik dengan stabilitas hidup.
yang mau belajar terkait ketentuan peraturan ketenagakerjaan dan materi ketenagakerjaan bisa akses link G-Drive ini ya:
Isinya terkait :
-UU Ketenagakerjaan
-Peraturan Pemerintah terkait ketenagakerjaan
-Permenaker terkait ketenagakerjaan
-Paparan para pakar ketenagakerjaan
bisa diakses dilink berikut :
https://t.co/Jql7ReCGVb
thankme later.
@worksfess gapapa nder, aku juga gitu. ikut intern unpaid dulu total 6 bulan setelah itu alhamdulillah dapet kerjaan beneran yg sesuai sama keinginanku. kuncinya satu, intern harus relevan sama role impianmu
Atasan lo nggak menilai seberapa sibuk lo, tapi mereka menilai di level mana lo berkontribusi.
Gue udah breakdown detailnya supaya lo bisa naik level dan promosi lebih cepat.
Ketik "KONTRIBUSI" dan langsung gue DM artikelnya.
Aku punya teman, dengan kesadaran penuh menunda hamil sampai 8 tahun,
Krn apa?
Krn dia bner2 mau matangkan diri jadi seorang ibu, Krn abis nikah dia lagi belajar jadi istri dan explore byk hal baru trmsuk jadi wanita karir dan traveling breng suami
Gongnya apa?
Pas dia ngerasa udh siap, Allah belum kasih, dan ditahun ke 8, Allah kasih rejeki hamil buat dia, dan tahun lalu lahiran, anaknya udh hampir setahun
Dia bner2 udah siap smuany, baca buku, wktu hamil, cari dokter, cara lahirnya nnti, pas udah lahir ngasih smua Hak Anak, dengerin, ngbrol sama anaknya, tau handle baby bluesnya, anak sakit dan tantrumnya dia nikmatin
Aku mo nangis bgt terharu anaknya terlahir beruntung di rahimnya ππ, aku slalu meluk dia kalo ktemu.
Di luar itu shout out buat suaminy yg pengertian, punya komunikasi yg bagus, bisa di ajak kerjasama sebagai partner, paham kebutuhan istri tanpa mengenyampingkan kewajibannya π€