Egonya cewek itu jangan diimbangi, cukup dipahami dan dibujuk aja. Karena cewek bisa luluh dengan kesabaran dan tutur kata yang lembut. Jangan marah dibalas marah, ego dibalas ego. Karena cewek ga sekuat cowok soal perasaan, dia punya hati yang lembut, sekali berantem dia nangis.
aku nemu quotes ngena banget :
โsesuatu yang digariskan untukmu tidak akan berbelok menjadi milik orang lain. begitu juga segala sesuatu yang bukan ditakdirkan untukmu, sekencang apapun engkau kejar dia akan selalu berhasil menghindar.โ
Perempuan kalo postingannya tiba-tiba sibuk sana sini, jalan-jalan terus, belanja, always dress on point, selalu cari kegiatan sampai keliatan ngga pernah libur, coba tanya sedalam apa lukanya? secapek apa buat sembuh tanpa libatin orang baru?
Cewek kalo udah sayang banget sama lo dia bakal lebih gampang buat marah, lebih gampang cemburu, lebih gampang overthinking, kadang moodnya juga tiba-tiba berubah. Dia kayak gitu biar lo makin perhatian makin peka sama perasaannya dia. Bukan karena udah ga cocok tapi karena cewek
dulu saat remaja:
โkamu cinta ga sama aku?โ
โkamu sayang ga sama aku?โ
setelah makin dewasa:
โtujuan hidup kamu apa?โ
โmau di bawa kemana ini hubungan?โ
karena makin dewasa, kamu akan cari yang se-visi, kamu akan sadar bahwa visi lebih penting dibandingkan cuma karena perasaan.
Dia perempuan yang trust issue, dia punya trauma, dia pernah dibohongi, dia pernah sangat percaya pada seseorang tapi dikhianati. Dia sekarang jadi orang yang curigaan, suka berasumsi sendiri padahal kenyataannya ga seperti yang dia takutkan. Jangan capek sama dia ya, dia cuma butuh diyakinin berkali-kali, dia butuh orang yang ga pernah nyerah sama dia.
Nemu kata-kata di sosmed:
"Kalau cewek -20 kena asam lambung obatnya masih sama obat-obat dari resep dokter, tapi kalau 20+ obatnya cukup bahu, telinga, sama lengan pendamping."
Karena salah satu gejala asam lambung adalah stres, mendem semuanya sendiri, ga punya tempat buat nuangin emosi, penyakitnya bisa kambuh parah banget.
Makanya kalau ada yang cerita sesepele apapun tolong didengerin, karena mental setiap orang itu beda-beda, kita juga ga tau seberapa banyak beban yang mereka tanggung sendiri.
Pernikahan itu cuma butuh sedikit cinta, sisanya komunikasi, kompromi, toleransi, dan kerjasama. Dan yang pasti adalah mengesampingkan ego dan gengsi. Karena menikah itu 20% cinta 80%nya lagi teman, teman cerita, teman keluh-kesah, teman jalan-jalan, teman main, teman nonton film, teman beribadah, teman makan dan teman ngopi. Sama-sama punya tanggung-jawab ngurus dan jaga anak, yang selalu ada di saat kita sedih atau bahagia, dan selalu memeluk kita di saat suka mau pun duka. Itulah cinta yang sesungguhnya. Seumur hidup itu waktu yang cukup lama, dan kamu yang akan memilih teman untuk seumur hidup bersamamu.
jika tidak bersama orang yang kamu cintai, mungkin Tuhan ingin kamu bahagia dengan cara yang lain, mungkin juga Tuhan menyuruhmu untuk berhenti mengemis dan membuang harga diri, demi cinta dari orang lain.
berhenti berpikir; โjika aku tidak bersamanya, aku tidak akan bahagia.โ