Udah coba rekap semaleman. Dari 57 Wamen yang ada di Kabinet, 37 diantaranya merangkap jabatan sebagai Komisaris BUMN.
Persentase nya nyentuh angka 64.9%. Ini bukan lagi pencilan atau anomali, ini angka yang besar, bahkan bisa dikatakan MAYORITAS. Dan ini baru Wamen, belum petinggi dan pejabat lembaga atau badan setingkat menteri.
Awalnya mau bedah nama satu-satu, tapi dari angka itu seharusnya sudah menjelaskan, tidak perlu dibedah, kalian coba cari contoh 10 Wamen, seharusnya 6-7 diantaranya merangkap Komisaris BUMN.
Maaf ya teman-teman, jujur panik bahas hal ini, apalagi ada riwayat akun kena suspend, followers belum besar, tiba-tiba dapet impresi tinggi, jadi masih belum berani. Mungkin pertimbangannya bakal tulis artikel aja nanti untuk detail lengkapnya.
Btw ada nama "lucu" lagi di jajaran Komisaris BUMN, bukan akademisi, bahkan riwayat pendidikannya pun saya tidak nemu, mungkin bakal spill tipis kayak sebelumnya.
UI baru saja mengumukan acara konfrensi rebuplik di batalkan karna ada tekanan dari pihak tertentu :
- Izin dicabut mendadak pukul 11 malam hingga 1 dini hari
- padahal sudah dapat konfirmasi sejak 19 Juni
- Bukan keinginan internal kampus
- tidak narasumber dari pihak jubir prabowo
- panitia yakin ada tekanan eksternal yang memaksa UI batalkan izin
- UI dalam posisi sulit sebagai institusi negeri mereka tidak bisa menolak tekanan dari luar
- Pemerintah/pihak tertentu diduga takut pada gagasan yang terorganisir
- bukan takut kekerasan tapi takut kesadaran kolektif
- Ruang diskusi dan gagasan dianggap ancaman
- karena selama ini ruang publik diisi perdebatan ide bukan kepentingan tertentu
- Izin dicabut bukan karena salah prosedur
- tapi karena ada yang tidak mau gagasan-gagasan kritis berkumpul dan terorganisir
raffi nagita nyadar ga si, LO ANCURIN SISTEM PEMERINTAHAN DIEM-DIEM DENGAN MASUKIN ORANG YANG GA KOMPETEN
AYOLAH MASSA BERGERAK, MASA IYA BUMN KOMISARIS DIISI MANTAN ASISTEN MEREKA????
JUST IN: BEM UI & BEM Trisakti bersama sejumlah BEM dari berbagai kampus menggelar Solidarity Campaign di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta
📸 owritedotid
Bentar.
Ini tuh berarti pas berangkat, ibunya udah hamil 8 bulan-an???
Terus harus tetep berangkat? Gak bisa enggak?
GUENDENG A KON?
Jadi suami pas istrinya hamil gede aja kerja gak tenang bjirrrr, bisa brojol kapan ajaaaa.
Ini disuruh latihan militer???
Kalau itu perusahaan bapakmu, tentu publik nggak akan ribut soal cara kau milih komisaris. Prabowo ini sok tegas doang dalam pidato-pidatonya. Bicara soal kebocoran dana segala, dia sendiri yang bikin bocor. Lawan!
Berita di ABC News, TV Australia 🇦🇺
- Kepala BGN Dadan Hindayana dipecat Selasa malam
- Rabu siang, Kepala BGN dan 2 wakilnya ditangkap
- MBG memakan anggaran sekitar 2 juta dolar Australia
- Tapi kasus keracunan makanan sampai puluhan ribu
- Korupsinya manipulasi pengadaan motor listrik, pengadaan TV, penunjukan vendor, dan kongkalikong yayasan SPPG
JUST IN: BEM FHUI mengajukan Amicus Curiae ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendukung perkara uji materiil Nomor 55/PUU-XXIV/ 2026 yang diajukan guru honorer Reza Sudrajat
"Permohonan tersebut menyoal 20 persen anggaran pendidikan untuk membiayai Program Makan Bergizi Gratis (MBG)."
Ketua BEM FHUI: "Melalu Amicus ini, kami mencoba meng-highlight bagaimana Perkara 55 yang diajukan sebelumnya memberikan tanggapan terkait MBG yang dimasukkan ke dalam pos anggaran pendidikan dalam APBN kita,"
"Menurutnya, tata kelola Program MBG masih lemah dan membuka celah korupsi, terutama karena melibatkan berbagai institusi, termasuk Polri dan TNI melalui sejumlah yayasan."
"Alokasi anggaran pendidikan untuk program ini juga dinilai berdampak pada tertundanya gaji guru honorer, menurunnya fasilitas sekolah dan perguruan tinggi, serta meningkatnya biaya pendidikan tinggi yang membebani dunia akademik nasional".
'Dalam Amicus Curiae, BEM FHUI menilai Pasal 22 ayat (3) beserta penjelasannya telah melegitimasi masuknya anggaran Program MBG ke dalam postur anggaran pendidikan. Akibatnya, dana yang seharusnya diprioritaskan untuk fungsi inti pendidikan digunakan untuk membiayai program di luar penyelenggaraan pendidikan nasional."
"Ketua BEM FEB UI, Jundi AI Muhandis berpendapat pengalokasian MBG saat ini tidak tepat sasaran, eksesif, dan justru membebani fiskal. Malahan cacat desain kebijakan yang menimbulkan berbagai ruang bagi potensi adanya korupsi."
"Dari segi kesehatan, Ketua BEM FMIPA UI, Kivarens Alboelda menilai pemenuhan kebutuhan yang seharusnya menekan angka stunting sebagai tujuan awal program MBG sampai saat ini masih belum dapat mengintervensi dan menekan data stunting itu sendiri."
"Lalu, Ketua BEM Psikologi UI, A'is Izziddien Al Fatin, menambahkan penyampaian Amicus Curiae merupakan bentuk komitmen mereka untuk menyuarakan pandangan bahwa Program MBG tidak hanya dinilai tidak tepat sasaran, tetapi juga berpotensi merugikan tata kelola manajemen pendidikan di Indonesia."
dikutip dari hukumonlinenewsroom
setelah kejadian sy kena copet di PRJ, saya naik bluebird (ambilnya di mall seberang PRJ) di anter ke polsek kemayoran. dan beliau tidak mau saya membayar argo😭😭 bahkan beliau membantu saya sampe ke dalam polsek. krn sy sdg kebingungan pasca kena copet. PAK TERIMAKASIH.@bluebirdgroup . maaf saya tidak tau nama drivernya tapi ini nomer blue bird sy gunakan. PAK TERIMAKASIH BANYAK. tolong@bluebirdgroup
cc : vikajolsss
Berita di TV Korsel, OBS: Keracunan Massal MBG Terus Bermunculan
***
Program MBG yang merupakan proyek unggulan Presiden Indonesia Prabowo Subianto tengah menghadapi krisis hanya sembilan bulan sejak diluncurkan.
Hal ini dipicu oleh buruknya pengawasan manajemen dan kurangnya pengalaman dalam pengelolaan program tersebut.
Mengakibatkan kasus keracunan makanan terus bermunculan.
Bila dibongkar semua latar belakang pendidikan komisaris BUMN, makin ketauan, Negeri ini memang tidak pernah mem-value pendidikan sebagai suatu hal yang penting #Hensa