@Fahrihamzah@Twitter Saya nitip dagangan ya pak, handmade custom buatan pengrajin perak lokal dari pusatnya langsung..
Silahkan mampir ➡️ https://t.co/soTgxkvS7x
Cincin single mulai https://t.co/5K1aCWq4lD
Couple mulai https://t.co/uKTAUo5sQr
Sterling 925.
Terima custom Emas dan Palladium juga 🛍️
Maaf ya buat yg bikin tagar #SayaMasihPercayaJokowi. Ini komen saya pas td pertama lihat ini trending.
Kata "masih" ini menyiratkan kepercayaan anda sudah tdk full. "Masih" tersisa.
Timbul pertanyaan: sampai kapan "masih" ini?
Saran: harusnya #SayaSelaluPercayaJokowi.
"Menahan rindu, kasih sayang tersampaikan."
Maaf udah sold out dan harus menolak beberapa pesanan @kurmakasih
Senang sekali bisa ikut serta mendistribusikan kasih sayang buat yang terhambat sendat oleh jarak.
Terima kasih dan selamat menikmati liburan #DiRumahAja 🥰❣️
Don't be too hard into trends. Never let fashion own you, but you decide what you are, what you want to express by the way you wear and the way to live 🙌🏼
Once upon a time, I think about animal this much. Then I could turn all that I thought into white gold without hurting them and I feel so good about it yaay 🥰😍
Pesta pernikahannya batal karena pandemi corona, pengantin baru ini bagikan makanan ke orang yang tak mampu. Mereka tetap mengenakan busana pernikahan. Salut! #Pernikahan#Makanan
via @detikfood https://t.co/QWcqsyUQ0p
Mungkin kita ga ngerasain apa2 tapi kalau dulu yang hidup serba apa-apa numpang Negera apalagi yang ngerasain tanam paksa, betapa bahagianya mendengar kalimat itu.
“Tanah ini milikmu, bukan milik negara, bukan milik perusahaan, bukan milik siapa-siapa tapi milikmu.” Rasanya saya dengar Mbah Nun berseru seperti itu, atau saya mengingatnya seperti itu. Intinya saya merasakan itulah yang dibangkitkan oleh Mbah Nun.