#1
Mungkin kalian pernah mikir, kok temen lu itu itu aja. "Gpp kok punya temen dikit, emng dlm pertemanan kan yg penting kualitas bukan kuantitas." Dan sekarang mungkin lagi ada di fase dimana lebih selektif sama temen. Kayak yang yaudah gausah Dateng kalau ujung"nya jadi benalu
@solehsolihun @soniamarthas Membunuh secara cepet ini mah bukan secara perlahan lagi. Nantinya pasti akan banyak kasus semacam itu, memudahkan si pelaku untuk berbuat tidak senonoh.
@dsuperboy Paling gak like kalo pas nongkrong pada saling menjatuhkan. Baik karir, pendidikan, atau bahkan pasangan๐ yaudah sih tiap orang punya bagiannya masing"
@ProfesorZubairi Semoga segera dituntas habis kejahatan dibalik selimut. Tidak adil rasanya hukum hanya berpihak pada rakyat kecil. Suara suara rakyat kecil tak pernah digubris, keadilan hanya untuk orang beruang. Yang punya uang akan slalu menang:(
Kami tidak mau di bodohi tikus!
@bukuakik Miris bgt, padahal mas mas kurirnya kan cuman kerja buat nganterin pakett, gk ada urusan sama barang yg dibeli wajar kalo ikutan emosi.
Ya gini gk bisa menempatkan teknologi dg baik, emng pada dasarnya orang GOBLOK slalu ngerasa pinter dan ngotot huhu
@FiersaBesari kadang pernah mikir, udah berdoa udh pasrah sm yang bikin hidup tapi lagi-lagi dipatahkan. Sempet hancur, pupus harapan. Dan terbukti tuhan emng punya sebaik"nya skenario.
Yang patah akan tumbuh diganti dg yg baru dan selalu ada ujung disetiap kesulitan!
#1
Mungkin kalian pernah mikir, kok temen lu itu itu aja. "Gpp kok punya temen dikit, emng dlm pertemanan kan yg penting kualitas bukan kuantitas." Dan sekarang mungkin lagi ada di fase dimana lebih selektif sama temen. Kayak yang yaudah gausah Dateng kalau ujung"nya jadi benalu
#7
Dan satu lagi jangan ciptakan circle yang terlalu erat. Semakin kalian genggam keras ikatan itu, maka akan semakin cepat lepas. Sama halnya dengan menggenggam pasir ketika kalian terlalu erat menggenggamnya, maka pasir itu akan lepas dari sela sela jarimu.