This always gets me:
“The most valuable of all education is the ability to make yourself do the thing you have to do, when it has to be done, whether you like it or not.”
- Aldous Huxley
Sepanjang jalan naik gunung mikir, pantesan nabi dapat revelation di gunung gitu ya.
Aktivitas naik gunung ini sangat mindful, peaceful, dan jadi buat banyak kontemplasi atas hidup. 😅
Ada yang menasihati. Mau lewat jalur haram atau halal, rejeki kita sudah ditetapkan.
Kita tidak akan meninggal sampai semua rejeki kita diberkan.
Jadi, jika sedang di posisi dilema karena dapat tawaran pekerjaan yang prospek dan cuannya gede banget tapi haram, yakin saja saat memutuskan.
Misal ambil yang haram dan uang yang diperoleh sangat besar, maka rejeki lainnya akan berkurang. Misalnya kesehatan, ketenangan, anak, pasangan dll.
Misal ambil yang halal tapi uang yang diperoleh sangat sedikit, maka rejeki lainnya akan ditambah. Misalnya kesehatan, ketenangan, anak, pasangan dll.
Ambil halal atau haram, takaran rejeki kita sudah ditetapkan.
Wahh bagus nih, konten gini harus diramein sih 😁
Karena realitanya klo mau edukasi di Indo, kadang harus flexing dulu buat hook biar orang mau baca wkww
Ikutan ahhhh:
Sebagai orang yang baru 2 tahun kerja, umur 26, udah dapet ~34 jt gapok per bulan belum komisi padahal masih staff doang, gue setuju banget.
Sumbernya? Harvard + 3 tahun pengalaman kerja di headhunter/recruitment agency, jadi tau kerjaan apa aja demand apa aja di industri yg bikin orang gajinya gede gede ya pdhl pegawai 😁.
Gue mau elaborasi dikit 3 poin ini:
Cari yang market butuhkan,
Do what you need to do, not what you want
Don’t be cheap (re invest yg bisa bikin nambah gacor wkwk)
Gas baca 👇👇👇
Ibaratnya kalo lagi olahraga pertama kali ya. Badan pegel semua, ngerasa lemah padahal you’re getting stronger than before.
Di segala hal, when you’re getting better it feels like you’re getting worse. Merasa bodoh krn banyak gak tau. Perasaan bodoh dibutuhin di proses belajar.