Riset ITB menyebut 95% wilayah Jakarta Utara berpotensi tenggelam pada 2050. Salah satu penyebab yang jadi sorotan adalah penurunan muka tanah.
Sepanjang 2025, penurunan tanah di Jakarta rata-rata mencapai 3,21 cm. Bahkan di Muara Baru, Jakarta Utara, angkanya mencapai 8 cm. Akan tetapi laju penurunan tanah ini sebenarnya mulai melambat.
Lantas, kenapa tanah Jakarta terus turun? Dan apa hubungannya dengan penggunaan air tanah?
📸: kumparan/Priscilla Brenda, Envanto, Ilustrasi AI, Pergub Provinsi DKI Jakarta, Dok. Yursid Suryanegara
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | svl | R184 | E080 | E099 | V262
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Alasan Kenapa
Kamu Hidup Dalam
STRESS
1. Ga berolahraga
2. Kurang sinar matahari
3. Makan sembarangan
4. Jarang berdoa
5. Suka menunda
6. Jam tidur berantakan
7. Kebanyakan scroll sosmed
8. Ga punya hobi atau passion
9. Manajemen waktu yang buruk
Maha besar Allah dengan segala ciptaan nya🥹
Ternyata Allah menciptakan ASI sedahsyat itu.
Itulah sebab nya surga di telapak kaki ibu.
Selagi masih ada ibu mu BAHAGIAkan lah🤍
Tutor nya?
Latihan abs secara tiap hari sampe sakit perut wkwk. Terus ngurangin makanan tinggi gula dan lemak biar lemak visceral ikut turun.
Tapi satu hal yang sering orang lupa, badan bukan dibentuk dari latihan doang. Recovery sama konsistensi juga ngaruh.
Belakangan lagi nyobain kopi dari jepang ini sebelum latihan pagi. Bukan bikin badan langsung jadi, tapi lumayan ngebantu ritual biar gak mager ke gym.
Aktivitas tektonik planet Bumi dilaporkan mengalami peningkatan tajam secara signifikan dalam kurun waktu kurang dari 12 jam. Sejak Rabu (24/6) sore hingga Kamis (25/6) pagi Waktu Indonesia Barat (WIB), tiga wilayah di belahan dunia yang berbeda yakni California Utara, Venezuela, dan Jepang secara berurutan diguncang gempa bumi dengan magnitudo kuat. Fenomena seismik beruntun ini dipicu oleh mekanisme sumber yang bervariasi, mulai dari pergeseran sesar lokal hingga pergerakan subduksi lempeng aktif.
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Dr. Daryono, mengingatkan bahwa rangkaian bencana di berbagai belahan dunia ini harus menjadi alarm waspada bagi masyarakat Indonesia yang juga hidup di wilayah Cincin Api Pasifik (Ring of Fire). Ia menekankan kembali sebuah prinsip penting bahwa gempa bumi pada dasarnya tidak pernah membunuh, melainkan runtuhnya struktur bangunan yang menjadi ancaman utama keselamatan jiwa manusia.
Oleh karena itu, penguatan standar bangunan tahan gempa pada fasilitas umum dan pemukiman dinilai mutlak dilakukan. Masyarakat dituntut untuk terus mengasah kesiapsiagaan mandiri, seperti memahami teknik berlindung di bawah furnitur kokoh, menghindari kepanikan massal di pintu keluar fasilitas publik demi mencegah risiko terinjak, serta selalu menyiapkan tas siaga bencana di rumah masing-masing.
#GempaBeruntun #AktivitasTektonik #DrDaryono #GempaVenezuela #GempaJepang #CaliforniaEarthquake
Turut berduka cita yang dalam buat saudara-saudara di Venezuela, yg ngalami dua gempa dahsyat berturut-turut (M7.2 & M7.5) kemarin bikin ratusan jiwa melayang, ribuan luka, dan banyak bangunan ambruk di Caracas.
Begitu juga di Jepang (M6.9) dan California (M5.6) dalam waktu hampir bersamaan.
I pray for you all
#StaySafe
Kisah inspiratif datang dari Mahatmi Rismartanti (27), perempuan asal Indonesia yang berhasil mencetak sejarah sebagai perempuan Indonesia pertama yang menjadi sopir bus kota di Jepang melalui skema visa Tokutei Ginou Jidousha Kougyou.
Sebelum resmi bekerja, Mahatmi harus melewati proses seleksi dan pelatihan yang tidak mudah. Ia kemudian bergabung dengan perusahaan bus Jepang, Tokyu Bus, dan mulai bertugas sejak Maret 2026.
Pencapaian ini hadir di tengah krisis kekurangan pengemudi bus yang sedang dihadapi Jepang. Kehadiran Mahatmi tidak hanya membantu mengisi kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga menjadi bukti bahwa kemampuan dan kerja keras anak bangsa mampu bersaing di tingkat internasional.
Kisahnya menjadi inspirasi bahwa peluang karier lintas negara terbuka bagi siapa saja yang berani mencoba, belajar, dan terus berkembang.
Sejinah
Kisah inspiratif datang dari Mahatmi Rismartanti (27), perempuan asal Indonesia yang berhasil mencatat sejarah sebagai perempuan Indonesia pertama yang berkarier sebagai sopir bus kota di Jepang.
Untuk mewujudkan impiannya, Mahatmi lolos melalui program visa Tokutei Ginou Jidousha Kougyou dan menjalani serangkaian seleksi serta pelatihan sebelum resmi bergabung dengan Tokyu Bus pada Maret 2026.
Di tengah krisis kekurangan pengemudi bus di Jepang, kehadiran Mahatmi menjadi bukti bahwa kerja keras, keberanian, dan semangat untuk terus belajar dapat membuka peluang berkarier di tingkat internasional. Kisahnya pun menjadi inspirasi bagi banyak anak muda untuk terus mengejar mimpi tanpa mengenal batas.
#SINDONews #iNewsMediaGroup #BeritaTerkini #GadisAsalIndonesia #SopirBusJepang