Imagine anak yang punya niat mulia menimba ilmu, malah mundur karena keadaan finansial. Presidennya malah sibuk plesiran gajelas ke luar negeri. Ya Allah, jangan ampuni dosa pemimpin kami ๐๐ป
Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..๐
- Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia.
- Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas.
- Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi.
- Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter.
- Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu โthuggishโ (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri.
- Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.
Fun fact
Inti dari kasus Nadiem adalah jaksa menganggap pengadaan Chromebook terlalu mahal dan tidak diperlukan
Padahal kalau kita bandingkan dengan IKN dan MBG
Chromebook vs MBG
โข Kerugian kasus Chromebook 2,1 T (total)
โข Pengeluaran untuk MBG 1,2 T/hari
Chromebook vs IKN
โข 97% Chromebook udah digunakan pelajar
โข IKN malah jadi tempat piknik keluarga bukan jadi ibu kota