setelah ngeplanning honeymoon yg JUJYUR lebih seru dan sangat excited (karena membayangkan akan pergi beduaan dan sdh halal😋 (read: puas)), kalo balik ngurus printilan nikah tuh jadi kayak "ah ywdh deh terserah yg penting sah dan cepet kelar aja dah ni acara" wkwkwk
ternyata ngurus nikah itu seru. part paling gong adalah debat sama orang tua ((ditambah adegan ngambek2an😇)). tapi part itu bikin jadi belajar banyak yh, yg suatu saat mungkin bakal dikangenin..
"vasektoki haram soalnya membahayakan diri, tapi kalo kb dibebankan ke perempuan itu boleh karena tergantung kondisi"
WAKWAWW by aldisburgercempakaputih
Kontrasepsi di Indonesia masih terlalu sering dibebankan ke perempuan!
Pil, suntik, IUD, implant, semuanya dibebankan ke perempuan.
Efek samping hormonal (gangguan mood, libido drop, kenaikan berat badan, risiko kanker payudara jangka panjang, bahkan infertilitas sementara setelah berhenti) sering dianggap “biasa aja, kan biar nggak hamil”.
Kalau emang mau fair, cowok juga harus mendapatkan beban kontrasepsi yang adil misalnya kondom konsisten (bukan cuma “kadang-kadang”), atau vasektomi.
Iya. Gw berharap semua mendukung vasektomi.
Vasektomi cocok utk konteks ekonomi indo (gratis, efektif, dan minim efek samping). Lu pikir bpjs nanggung semua efek samping kontrasepsi perempuan? Bahkan yg relatif ringan kayak jerawat/bekasnya ga ditanggung karena dinilai estetika.
Satu laki-laki KB, laki-laki dan perempuan lain banyak yang menghakimi.
Ribuan perempuan KB, biasa aja ga ada yg ribut udah bertahun-tahun.
Ribuan perempuan meninggal di persalinan tiap tahun, mereka diam. Satu laki-laki dianggap “berkorban”, mereka ribut.