buat yang ngomong, "gw pengguna pertamax ga berisik pertamax naik". jangan biasain jadi self centered kata gw. di kehidupan ini yang hidup bukan cuma lu. good for you kalo kenaikan 4rb ga ngaruh di elu, tapi buka mata lo, liat kanan kiri. jangan hidup dalam gelembung lo doang
Ternyata laparnya orang-orang kaya dalam episode mbg ini, jauh lebih keras raungannya dibanding suara anak-anak yang dikatakan jadi tujuan utama. Akhirnya, kita memang patut bertanya ulang, siapa sebenarnya yang paling diuntungkan.
Aneh ga sih?
Tujuan MBG itu untuk anak-anak sekolah.
Tapi ketika Dapur MBG dihentikan bahkan kalaupun cuma sementara, yang marah bukan anak-anak sebagai penerima Makan Bergizi Gratis.
Yang marah malah yang punya Dapur.
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu”
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat.
Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.
Eh wok, korban bullying itu orang-orang GA BERSALAH yang diejek karna kekurangan mereka. Kalo lu dibully karna lu jahat, kejam, pelanggar ham, nirempati, belaga budek sama suara rakyat, jadi gausah nyama-nyamain diri deh.