Bakalan gede impact dari isu pemblokiran rekening bank ini.
Pasalnya ini menimpa masyarakat biasa, bukan pelaku kejahatan, atau orang-orang yang punya kasus hukum.
Ini akan memantik solidaritas publik atas korban pemblokiran, dan bisa sangat risky bagi bank ini.
Negara itu ga pernah salah guys, negara itu cuma wadah.
Yang perlu diawasi dan dituntut itu pemerintahnya, pejabatnya.
Selagi masih pake sistem demokrasi dan dijamin konstitusi, gaada keharusan kalo RAKYAT harus tunduk sama PEJABAT.
@AnggaPutraF Menyandera "rakyat" dengan kasus korupsi/lainnya.
Siapa yg gak tau, kalo hampir Seluruh ASN pasti melakukan korupsi, dlm berbagai bentuk. Waktu, spj, kickback dll dst.
Kepala daerah apalagi.
Kepala2 instansi juga.
Tinggal dicariin pasal yg nyerempet2 az, kena itu barang.
Betul, menyebut Presiden bedebah itu sangat kasar, tak pantas.
Tapi dulu kader2 @Gerindra saat belum berkuasa kurang kasar apa mengata2i Presiden yg sedang berkuasa?
Dari menyebut plonga-plongo, sontoloyo yg dibuat lagu, bahkan membela Rocky Gerung, dan pemaki2 Presiden lainnya, sebagai kebebasan berekpresi, dan menasihati pemerintah yg berkuasa jangan gampang naik tensi.
Lha, setelah kalian berkuasa, malah institusi negara kalian pakai untuk mengekspresikan sedang naik tensi.
Ndak saya sangka, berkuasa bisa berubah arah, sekaligus sinting sekalian.
Someone said:
"If Indonesian are smart, then Prabowo is impossible to become president."
Adalah BETUL.
Hasil kontestasi politik itu cerminan mayoritas rakyatnya kok.
So, menjadi bagian minoritas politik di Indonesia malah bangga dan seru. Banyak bahan tertawaan dan celetukan "NAH KAN" 😂
Mau Syiah, Mau Ahmadiyah, mau nyembah sendal juga gue kaga peduli sama kepercayaan dan keyakinan orang. Mainan politik identitas emang mainan rezim gentong babi
buat klean-klean yang bilang mereka mahasiswa bayaran khususnya fatimah, sini gue kasih tau. biar klean melek berapa ukt-nya.
uang kuliah tunggal (ukt) untuk program kelas khusus internasional (kki) fakultas kedokteran universitas indonesia (fk ui) adalah sebesar rp51.700.000 per semester untuk warga negara indonesia (wni) dan rp59.400.000 per semester untuk warga negara asing (wna).
dia orang have, belain orang miskin. sementara klean buzzer2 miskin malah belain orang kaya!!!