“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Sebuah tulisan tuntutan yang sangat saya setuju banget dari akun Salsaer, perempuan yang berani ngomelin si mbokne ancok Sahroni. Kalau kamu juga setuju, sebarkan rek, ben awakdewe balik fokus maneh nang permasalahan DPR bangsat iki
Seorang pelajar dianiaya empat orang temannya, pelaku sakit hati, korban tidak pernah aktif di grup WhatsApp (WA).
TKP Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan