Malem itu, aku niat lembur kerja, tapi mamah aku WhatsApp untuk cepat pulang karena Papah cuma mau diantar ke rumah sakit sama aku 😭😭😭
Kenapa papah selalu nunggu aku 😭😭😭
Nunggu aku di kampus, nunggu aku di halte buat jemput aku pulang kerja, bahkan mau ke RS nunggu aku dulu 😭😭😭
Sekarang ga ada papa yang nungguin aku lagi 😭😭😭
Hari ini aku masih butuh papa nunggu aku di sini 😭😭😭
cc : nursyifanadiastuti
🇲🇽🗣 Javier Hernández Chicarito:
"My mother-in-law once asked me, 'Who is better, Messi or Cristiano Ronaldo?'
And I replied, 'What is it that you admire most?'
Messi is the embodiment of pure talent.
Watching him play feels effortless, as if the laws of physics don't apply to him.
He makes the impossible look easy.
Teams build their entire system around him.
And that makes sense because he possesses a level of talent the game has never seen before.
Messi represents the dream of being born with an extraordinary gift.
Cristiano Ronaldo, on the other hand, represents a different story.
The story of someone who built himself.
Someone who turned discipline into his greatest talent.
Someone who changed countries, leagues, languages and playing styles, yet remained among the elite.
While Messi makes football look instinctive, Cristiano looks like someone who has practised every movement thousands of times.
While one radiates calm, the other radiates relentless hunger.
While one lets the game come to him, the other goes out and conquers it from the very first minute.
That's why millions of us identify with Cristiano Ronaldo.
Because many of us weren't born as the best.
We had to work twice as hard to achieve our dreams.
Cristiano Ronaldo represents the person who swims against the current.
The one who faces criticism.
The one whose achievements are often normalised or diminished, yet keeps moving forward.
That's why I've always said that Messi is Superman and Cristiano Ronaldo is Batman.
Superman was born with powers.
Batman wasn't.
Batman built himself through discipline, courage and determination until he became extraordinary.
And I think that's the real discussion.
Not who is better, but which story inspires you more.
Both deserve admiration.
Both inspire millions.
The story of someone born with an extraordinary gift, or the story of someone who proved that discipline can change your destiny.
Because in the end, we admire Messi for what he is, a player who seems to come from another planet.
But many of us admire Cristiano Ronaldo because he is a symbol of determination, someone who makes us look in the mirror and believe we're capable of breaking through any limit."
saking udah gatau lagi gimana caranya agar suara kita didengar oleh presiden, permintaan yang diwakilkan oleh wakil ketua BEM UI ini kerasa bgt hopelessnya. kaya kita tuh cuma mau didenger loh, kita cuma minta hak kita, kita cuma minta pemerintah berpihak kepada rakyat.
TUTORIAL JADI GURU
"Selamat Debi udah lulus akhirnya S.Pd!"
"Makasih Pak Bambang bimbingannya selama ini"
"Iya, abis ini mau ngapain rencana selanjutnya?"
"Saya mau jadi guru matematika di sekolah Pak"
"Semoga sukses ya"
***
"Halo Mbak Debi?
"Iya?"
"Ini dari sekolah negeri A, terima kasih sudah melamar jadi guru matematika honorer"
"Jadi gimana Pak?"
"Mohon maaf kita belum bisa terima, soalnya Mbak Debi belum punya Sertifikat PPG."
"Hah? Bukannya biasanya gak apa Pak buat honorer? S.Pd aja cukup?"
"Iya, tapi nanti harus PPG dalam jabatan, ini guru honorer yang udah ada di sekolah udah nunggu bertahun-tahun gak buka-buka."
"..."
"Mungkin kiamat datang duluan daripada mereka dapat giliran PPG daljab."
"..."
"Coba Mbak Debi ambil PPG Prajabatan dulu."
***
"Halo Mbak Debi?
"Iya?"
"Ini dari sekolah negeri B, terima kasih sudah melamar jadi guru matematika honorer"
"Jadi gimana Pak?"
"Mohon maaf kita belum bisa terima, soalnya Mbak Debi belum punya Sertifikat PPG."
"Hah? Bukannya biasanya gak apa Pak buat honorer? S.Pd aja cukup?"
"Iya, tapi nanti harus PPG dalam jabatan, ini guru honorer yang udah ada di sekolah udah nunggu bertahun-tahun gak buka-buka."
"..."
"Mungkin kiamat datang duluan daripada mereka dapat giliran PPG daljab."
"..."
"Coba Mbak Debi ambil PPG Prajabatan dulu."
***
"Halo Mbak Debi?
"Iya?"
"Ini dari sekolah negeri C, terima kasih sudah melamar jadi guru matematika honorer"
"Jadi gimana Pak?"
"Mohon maaf kita belum bisa terima, soalnya Mbak Debi belum punya Sertifikat PPG."
"Hah? Bukannya biasanya gak apa Pak buat honorer? S.Pd aja cukup?"
"Iya, tapi nanti harus PPG dalam jabatan, ini guru honorer yang udah ada di sekolah udah nunggu bertahun-tahun gak buka-buka."
"..."
"Mungkin kiamat datang duluan daripada mereka dapat giliran PPG daljab."
"..."
"Coba Mbak Debi ambil PPG Prajabatan dulu."
***
"Pak TU Kampus, kalau saya mau ambil PPG Prajabatan buat Pendidikan Matematika syaratnya apa?"
"Kamu harus udah lulus dari S1 Matematika atau Pendidikan Matematika, sama ikut seleksi nasional."
"Lah dari Matematika juga bisa?
"Iya bisa, sekarang mau jadi "
"Terus gunanya S1 Pendidikan apa kalau ujung-ujungnya sama-sama PPG buat jadi guru?"
"Wah, aturannya memang gitu. Dari beberapa tahun lalu juga gitu."
"..."
***
"Bu Dikbud, seleksi nasional buat PPG Prajabatan kapan ya?"
"Bentar lagi. Coba cek ini brosurnya."
"Jadi UKT ada beasiswanya ya Bu dari Dikbud?"
"Iya, cuma biaya hidup, kos, wisuda, sama lain-lainnya harus sendiri."
"Lah, saya kan baru lulus S.Pd Bu, jadi guru juga belum? Duit dari mana?"
"Iya. Tapi aturannya memang begitu."
"Jadi buat kuliah PPG saya perlu jadi guru berpenghasilan, tapi buat jadi guru berpenghasilan saya perlu kuliah PPG?"
"Iya. Memang gitu aturannya. Dari beberapa tahun lalu juga gitu."
"..."
***
"Pak TU Kampus, ini kan udah selesai setahun kuliah PPG-nya, gak langsung dapet sertifikatnya?"
"Kamu harus daftar uji kompetensi PPG di Dikbud. Beda lagi. Sistem nasional."
"Hah? Jadi harus ujian lagi? Bukan kampus yang keluarin? Gak kaya ijazah?"
"Bukan, kampus cuma bilang kamu udah memenuhi syarat buat ikut ujian."
"Kalau gak lulus gimana?"
"Ikut ujian lagi sampai lulus. Tapi maksimum tiga tahun setelah kuliah PPG."
"Kalau gak lulus juga berarti sia-sia kuliah PPG-nya?"
"Iya. Aturannya memang begitu. Dari dulu juga gitu."
"..."
***
"Halo Mbak Debi?"
"Iya?"
"Ini dari sekolah swasta X, terima kasih sudah melamar jadi guru matematika honorer"
"Jadi gimana Pak?"
"Mohon maaf kita belum bisa terima, soalnya Mbak Debi punya Sertifikat PPG."
"Hah? Bukannya memang perlu sertifikat PPG buat jadi guru?"
"Iya tapi guru honorer yang dulu-dulu kabur jadi PNS mbak kalau udah punya PPG."
"..."
"Jadi kami nyarinya yang belum punya PPG, sekolah kami swasta, perlu orang yang bisa lama."
"..."
"Mohon maaf ya Mbak, aturan sekolah kami memang begitu."
"..."
***
"Halo Mbak Debi?"
"Iya?"
"Ini dari sekolah swasta Y, terima kasih sudah melamar jadi guru matematika honorer"
"Jadi gimana Pak?"
"Mohon maaf kita belum bisa terima, soalnya Mbak Debi punya Sertifikat PPG."
"Hah? Bukannya memang perlu sertifikat PPG buat jadi guru?"
"Iya tapi guru honorer yang dulu-dulu kabur jadi PNS mbak kalau udah punya PPG."
"..."
"Jadi kami nyarinya yang belum punya PPG, sekolah kami swasta, perlu orang yang bisa lama."
"..."
"Mohon maaf ya Mbak, aturan sekolah kami memang begitu."
"..."
***
"Halo Mbak Debi?"
"Iya?"
"Ini dari sekolah negeri Z, terima kasih sudah melamar jadi guru matematika honorer"
"Jadi gimana Pak?"
"Bisa mulai kapan?"
"Secepatnya saya bisa Pak. Alhamdulillaaaaaaah. Akhirnya Ya Allahhh. Terima kasih Pak."
"Tapi ini saya ngomong di awal dulu ya, Mbak Debi nanti gajinya cuma lima ratus ribu sebulan."
"Hahhh? UMR kota ini aja 4 juta? Gimana saya biayain hidup?"
"Iya, memang gitu aturannya Mbak. Soalnya kami cuma bisa bayar mbak dari dana BOS untuk keperluan guru darurat."
"..."
***
"Mbak Admin"
"Gimana Bu Debi?"
"Pendaftaran Dapodik saya udah beres?"
"Dapodik belum bisa langsung Bu."
"Soalnya kalau udah kan lumayan itu tambahan tunjangan profesi guru honorer 2 juta sebulan kalau udah PPG."
"Iya, tapi itu harus diurus adminnya sama sekolah dulu."
"Berapa lama sampai dapat TPG?"
"Kira-kira 1-2 tahun Bu."
"Hahhh? Jadi total gaji saya cuma 500 ribu itu doang sampai beres?"
"Iya Bu. Memang aturannya begitu. Dari dulu juga gitu."
"..."
***
"Bu Debi"
"Iya gimana Mbak Admin?"
"Ini datanya udah masuk Dapodik"
"Alhamdulillaaaah. Berarti saya langsung dapet TPG?"
"Nggak Bu, belum. Nunggu Surat Keputusan Tunjangan Profesi dulu."
"Hah, nunggu lagi??? Berapa lama?"
"Ini jadwalnya barusan kelewat. Biasanya ada lagi beberapa bulan lagi."
"Hah?"
"Iya Bu. Memang aturannya begitu. Dari dulu juga gitu."
"..."
***
"Mbak Admin"
"Gimana Bu Debi?"
"Ini emang belum ada bukaan CPNS guru? Saya jadi honorer udah dua tahun ngajar lama deh perasaan?"
"Belum Bu Debi. Udah lima tahun lebih gak buka buat guru."
"Sampai kapan?"
"Gak tau, belum ada kabar lagi dari pemerintah."
"Terus saya harus nunggu gak ada kepastian?"
"Iya Bu. Dari dulu juga gitu."
"..."
***
"Bu Debi"
"Gimana Mbak Admin?"
"Ini ada bukaan PPPK guru. Segera daftar ya."
"PPPK itu apa mbak?"
"Kaya PNS tapi ada kontraknya, 1-5 tahun gitu."
"Terus abis kontraknya abis gimana?"
"Saya juga belum tau Bu."
"Lah? Sama-sama gak pasti kaya honorer ini kalau gitu?"
"Iya Bu. Memang aturannya begitu."
"..."
***
"Oh ya Mbak Admin"
"Gimana Bu?"
"Kalau misalnya amit-amit saya gak lolos PPPK di sini terus yang keterima orang luar gimana?"
"Dari yang udah-udah sih biasanya Pak Kepala Sekolah berhentiin yang honorer, terus nerima PPPK yang baru, hemat anggaran dana BOS."
"Hahhh???"
"Iya Bu. Memang aturannya begitu. Dari dulu juga gitu."
"..."
***
"Bu Debi"
"Ini ada surat jadwal ujian PPPK."
"..."
"Kenapa Bu?"
"Jauh mbak lokasinya. Bingung saya mikir biaya transport dan nginep. Apalagi saya kan honorer."
"Waduh. Terus gimana Bu?"
"Dari sekolah bisa bantu gak mbak? Kan nanti saya juga penempatan di sini?"
"Nggak bisa Bu, memang gitu. Ini sekolah kita aja udah empot-empotan ngatur duit anggarannya."
"..."
***
"Mbak Admin, ini pengumuman PPPK belum ada?"
"Belum Bu."
"Lah katanya Maret?"
"Kata berita kemarin Menpan RB bilang ditunda."
"Sampai kapan?"
"Oktober Bu."
"Enam bulan? Emang biasa ya ditunda kaya gitu?"
"Iya Bu. Dari dulu juga gitu."
"..."
***
"Selamat Bu Debi, ini surat lulus PPPK-nya"
"Alhamdulillaaaaaaah. Ini sistemnya gimana ya Mbak Admin?"
"Ibu kan lulusan S.Pd, jadi masuknya Golongan IX."
"Kaya PNS sekitar golongan 3A apa 3B ya berarti?"
"Iya mirip. Gajinya juga mirip 3.2 juta Bu."
"Kan saya punya PPG, ada tunjangan lagi?"
"TPG ada Bu. Sebesar gaji pokok."
"Jadi 6.4 juta? Alhamdulillah akhirnya di atas UMR."
"Iya Bu."
"Kontraknya berapa lama?"
"Dua tahun bu."
"Kalau abis kontrak gimana?"
"Tergantung pusat bu, bisa diperpanjang, bisa juga nggak."
"Hah?"
"Memang begitu aturannya Bu."
"..."
***
"Bu Debi, ini ada surat dari Pemda."
"..."
"Kenapa Bu?"
"Kontrak PPPK saya gak diperpanjang, perampingan formasi daerah katanya"
"Hah? Padahal Bu Debi kan salah satu yang paling rajin di sekolah?"
"Nggak tahu mbak. Saya gak tahu harus gimana."
"..."