@listyantidewi Malah sekarang masing" Kementrian seolah" sedang berlomba mendirikan sekolah unggulan versi mereka sendiri, ada sekolah Rakyat, sekolah garuda, integrasi unggulan, dll.
@icharis Kan ndak sesuai realita yg terjadi sekolah. Bahkan sampai sekolah harus sembunyi-sembunyi mengangkat guru honorer yg diakukan sebagai "tendik" agar bisa melayani siswa belajar.
@listyantidewi Pernah diupayakan di tahun 2014, dalam rancangan UU Pemda No. 23 Tahun 2014. Dikdasmen hendak ditarik kembali ke pusat, nah ditolak oleh pemda. Alasannya ketika itu ialah DAU daerah menjadi berkurang.
@zanatul_91 Pemerintahnya yg ndak mau gurunya bisa konsentrasi mendidik siswa nya. Gimana guru bisa konsentrasi sepenuh hati, jiwa dan raganya untuk mendidik, jika pikirannya masih harus bercabang besok keluargaku makan apa? Bayar listriknya darimana?
@MorphoMenelausX Mana dapat semua.. Itu p3k paruh waktu dapet apaan?
Kondisi real honorer masih ada dan diperlukan karena untuk mengisi kekosongan yg gak juga bisa diadakan, dan juga kosong kompetensi tersebut.