Tiga jilid Ensiklopedia Ki Sunda kini dapat diunduh secara bebas. Dengan total 1.500 halaman, karya ini merupakan sebuah ikhtiar untuk membaca kembali pengetahuan Sunda sebagai suatu sistem pemikiran tentang alam, manusia, ruang, teknologi, tata kehidupan, dan masa depan.
Ditulis oleh bersama dengan Dr Aditia Gunawan, Dr Hazmirullah, Dr Luthfi Adam, Dr Munawar Holil, Dr Gani Ahmad Jaelani, Prof. Dr Jajang A. Rohmana, Dr Adilan Mahdiyasa, Tasya Salsabila, serta para peneliti BP2D Pemprov Jabar lainnya, Ensiklopedia Ki Sunda mempertemukan kajian manuskrip, sejarah, ekologi, dan ilmu pengetahuan.
Warisan pengetahuan tidak semestinya berhenti sebagai obyek seremoni. namun dibaca, diperdebatkan, dan dijadikan cara pandang akan dunia
Read for free here: https://t.co/YZUPLdzvFk
Thanks, BBC. Sering-sering, ya. Tolong. Sering-sering.
Beberapa dari kami mungkin juga mengantongi data, namun perihal reportase dan kerja-kerja jurnalistik, jelas kami lebih mengandalken media-media profesional.
Btw, kalo ada demo, tolong diliput, ya. Tolong.
Jujur, kami baru tahu kalau ternyata per Juli ini ASN level staff sama P3K se-Ternate (atau mungkin se-Malut?) TPP-nya dipotong sebesar 10%. Bahkan untuk ASN eselon 1 - 4 dari Januari udah dipotong 20% dan akan berlanjut sampai Desember nanti.
Teruntuk Handai Tolan yang berdomisili di Ternate, izinkan kami bertanya, tanpa menuduh bahwa pemotongan ini adalah imbas dari proyek cacat kajian cum MBG dan KDMP, kira-kira, apa penyebabnya?
Kami akan membaca jawaban dengan lapang dan secara seksama, baik dalam bentuk opini maupun data akurat.
@senogp Serunyaaa, harus liat dokumen legalitas nya nih, yang bisa nentuin penerbitan suatu karya/ copy rights, apakah eksklusif dipegang penerbit atau penerjemah,
sempet dengerin pembahasan terkait copyright penerjemah tapi masih gak mudeng haha
Baru kemarin, Penerbit Baca mengumumkan kalau terjemahan The Metamorphosis—yang dulu sempat dirilis tahun 2018 dengan judul Metamorfosa Samsa—akan dicetak ulang, masih dengan hasil terjemahan Sigit Susanto.
Nah, hari ini, tiba-tiba Penerbit Kakatua memposting di IG Story kalau hak terjemahan The Metamorphosis oleh Sigit Susanto masih resmi dipegang oleh Kakatua sejak diterbitkan tahun 2022.
Menurut kalian gimana nih?