Sehat itu hak semua orang! Yuk manfaatkan #CekKesehatanGratis untuk deteksi dini dan kenali kondisi tubuh sejak awal. Cek sekarang, jaga kesehatan, karena langkah kecil hari ini bisa berarti besar untuk masa depan. 🇮🇩
Gerindra Bakal Kaji Peluang Pemisahan Anggaran MBG dari Pendidikan Mulai 2027
.....
Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong mengatakan, Partai Gerindra akan mengkaji peluang pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran pendidikan mulai berlaku untuk tahun 2027.
.
Hal itu menanggapi soal, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan pemisahan anggaran MBG dari pos pendidikan diwajibkan berlaku mulai 2028, namun sejumlah pihak mendorong agar 2027 sudah bisa diberlakukan.
.
Alma/PRMN
.
#Gerindra #MBG
Dua Siswa Sekolah Rakyat Wakili Indonesia di Forum Anak ASEAN Bahas Pencegahan Kekerasan terhadap Anak
Dua siswa Sekolah Rakyat mewakili Indonesia dalam 9th ASEAN Children’s Forum (ACF) yang berlangsung pada 4–5 Agustus 2026 di Putrajaya, Malaysia, secara hybrid. Keduanya bergabung bersama dua delegasi dari Forum Anak Nasional untuk menyampaikan pandangan dan rekomendasi terkait pencegahan kekerasan terhadap anak di tingkat ASEAN.
Dua delegasi tersebut adalah Misfan Nazriel Faturrahman, siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, dan Jasmia Kusuma Dewi, siswi Sekolah Rakyat DKI Jakarta. Forum bertema Shielding ASEAN Childhood: Say No to Violence yang berada di bawah koordinasi Senior Officials Meeting on Social Welfare and Development (SOMSWD) ini menjadi ruang bagi perwakilan anak-anak ASEAN untuk bertukar pengalaman serta menyusun rekomendasi yang akan menjadi masukan bagi kebijakan perlindungan anak di kawasan.
Selama forum berlangsung, para delegasi membahas berbagai bentuk kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah, keluarga, ruang digital, dan masyarakat. Delegasi Indonesia mempresentasikan lima bentuk kekerasan yang menjadi perhatian di Indonesia, yakni kekerasan fisik, psikologis atau emosional, kekerasan seksual, kekerasan digital, serta penelantaran.
Misfan mengatakan seluruh materi presentasi disiapkan sendiri oleh empat delegasi Indonesia melalui proses diskusi dan verifikasi data dari sejumlah kementerian sebelum dipaparkan di hadapan peserta dari negara-negara ASEAN.
“Kita membuat semua dari video, bikin teks, diskusi, dan brainstorming berempat. Kita pakai data-data yang ada dari beberapa kementerian, lalu di-fact check dan double check juga, termasuk memastikan bahasanya sudah benar dan sopan,” ujar Misfan.
Persiapan menuju forum dilakukan selama sekitar satu minggu bersama guru pendamping di Sekolah Rakyat. Selain memperdalam isu kekerasan terhadap anak, para peserta juga mempelajari istilah-istilah dalam bahasa Inggris yang berkaitan dengan topik diskusi.
Guru Bahasa Inggris Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Tahta Aulia Pangestika, menyebut keikutsertaan siswa Sekolah Rakyat dalam forum internasional menjadi pengalaman pertama yang membanggakan. Menurutnya, proses persiapan dilakukan melalui riset berbagai kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia dan negara-negara ASEAN.
“Ini pertama kali juga siswa Sekolah Rakyat bisa ikut dalam forum internasional. Kami banyak melakukan riset kasus-kasus yang terjadi di Indonesia maupun ASEAN. Selama sekitar satu minggu kami fokus brainstorming dan mempelajari istilah-istilah yang akan digunakan dalam forum,” kata Tahta.
Bagi Jasmia, kesempatan menjadi delegasi Indonesia sempat menimbulkan rasa gugup. Namun, pengalaman tersebut justru membuatnya lebih percaya diri setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian forum.
“Sebelumnya saya benar-benar deg-degan karena ini pertama kali ikut acara sebesar ini. Tapi ternyata pas hari H tidak semenakutkan itu. Setelah dijalani, ternyata bisa,” ujar Jasmia.
Sebelum mengikuti forum ASEAN, Jasmia aktif mengikuti berbagai kegiatan di Sekolah Rakyat, seperti lomba Bulan Bahasa, pidato bahasa Inggris, hingga menjadi pembawa acara pada kegiatan Open House Sekolah Rakyat. Sementara itu, Misfan aktif mengikuti Olimpiade Sains Nasional bidang Matematika, debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Paskibra, pencak silat, serta taekwondo.
“Awalnya saya pikir pasti berat karena ini tingkat ASEAN dan pesertanya pasti jago-jago. Tapi ya dijalankan saja. Jangan merasa terlalu berat, percaya diri sama kemampuan sendiri,” ujar Misfan.
Misfan juga mengungkapkan ketertarikannya pada bidang sains dan teknologi serta cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan di bidang teknik penerbangan.
“Saya memang masih banyak eksplorasi. Ikut OSN, debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Paskibra, silat, sampai taekwondo. Kalau pelajaran saya paling suka IPA karena ingin masuk teknik penerbangan atau aerospace engineering,” katanya.
Tahta berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa Sekolah Rakyat lainnya untuk berprestasi hingga tingkat internasional.
“Harapannya nanti anak-anak Sekolah Rakyat yang lain juga bisa mengikuti kegiatan seperti ini, baik di bidang Bahasa Inggris maupun bidang lainnya, sampai tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
@GusIpul_ID@KemensosRI
Kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan Roadmap for Strategic Partnership Indonesia–Thailand 2026–2030 sebagai arah baru hubungan lima tahun ke depan. Turut ditandatangani MoU kerja sama pendidikan antara kedua negara.
Program 3 Juta Rumah menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak. Agar target tersebut dapat tercapai, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor perbankan, pengembang, hingga pelaku usaha di industri perumahan.
Sebagai salah satu bank penyalur, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat dukungannya melalui berbagai skema pembiayaan. Tak hanya menyediakan KPR subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, BRI juga menyalurkan pembiayaan kepada pengembang melalui Kredit Program Perumahan (KPP) dan KUR Perumahan untuk mendukung pembangunan hunian.
Komitmen tersebut kembali ditunjukkan dalam kegiatan Akad Massal Debitur KPR Sejahtera FLPP yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dalam kegiatan itu, ribuan debitur BRI menjadi bagian dari sekitar 62 ribu peserta akad massal secara nasional.
Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, pembiayaan sektor perumahan tidak hanya membantu masyarakat memiliki rumah, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor ekonomi lain, mulai dari industri bahan bangunan, jasa konstruksi, transportasi, hingga membuka lapangan kerja.
[Baca berita dan informasi menarik lainnya hanya di https://t.co/UTW2YXxjHe]
Salah satu cara pemerintah yang salah mengurus negara.
URI akan bangun kampus baru bekas kebun sawit dengan dana triliunan. Di sisi lain, pemerintah masih punya utang tunjangan ke dosen dan pns senilai Rp 5,7 triliun yang belum dibayar. Di sisi lain, pemerintah siap bangun 10 URI menggandeng Russel Group dari Inggris. Duitnya dari mana lagi ini?
gw kepikiran bgt gmn kdkmp sm mbg saling support bwt majuin ekonomi desa, vibesnya sweet bgt pliss jujurly gw terharu bgtt bangga parah sma gerakan kek gini asli https://t.co/qPOiDkmgSS
Penguatan CKG SMART pada Anak Usia Sekolah
Dinas Kesehatan Kota Bogor menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dengan tema "Penguatan CKG SMART pada Anak Usia Sekolah".
Kabar baik buat #TemanUMKM di bidang tekno! 🚀 Program Inkubasi Solusi Teknologi dari @KementerianUMKM hadir di Jogja, Jabar, dan DKI. Yuk manfaatin peluang ini buat scale-up ide kalian! 🔥
Langkah strategis yang patut diapresiasi dari @Kemenperin_RI. Membangun talenta industri kelas dunia memang butuh standar global dan konsistensi kolaborasi dengan negara industri maju seperti Swiss & Jerman. 📈✨
(kesadaran diri). Pada tahun 2006, Joshua Plotnik dan rekan-rekannya melakukan penelitian di Bronx Zoo, New York, Amerika Serikat. Tiga gajah asia mengikuti mirror test, dan salah satunya adalah gajah bernama Happy. Pada saat pengujian, sebuah tanda diletakkan di dahi Happy.