Bro, kurang2in pakai fot pabrik orang buat farming engagement yang kesannya menjatuhkan.
Industri terkait juga bakalan terkena dampak.
Saran aja nih. Jangan ngisi perut dengan menutup keran rejeki untuk perut banyak orang.
Ada orang2 yang nganggap "straight edge" di skena hardcore/pubk itu movement anti-LGBT ........ ๐๐๐๐
Biar gue tebak ... Pasti karena ada kata "straight" ???? ๐๐๐๐
sejujurnya, memilih jokowi di 2014 adalah pilihan paling masuk akal. nah, tentu jokowi di 2019 itu sebuah bencana buat kita semua. tapi, coba bayangin kalau dia kalah di 2019, TERUS KITA MELEWATI COVID DI BAWAH KEPEMIMPIAN PRABOWO ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ
Emang mending laki tuh jangan bercerita di X ๐ ๐ ๐
Cerita di grup FB aja udah atau gak di kaskus.
Cerita di X mah bakal dikasih banyak istilah keminglis yg sebenarnya gak nyambung.
Lagi musim ya, mendadak jadi Pakar IT demi ngebelain kebijakan kontroversi? ๐ค
โBanyak banget akun yang tiba-tiba fasih ngejelasin spek Chromebook dan ekosistem Google, ujung-ujungnya cuma mau giring opini publik kalau Nadiem itu bersih dari isu korupsi.
โFakta sejarahnya simpel: Sebelum era Nadiem, Chromebook itu barang yang nggak laku dan hampir nggak punya pasar di Indonesia.
โKok sekarang narasi kehebatannya bisa serentak muncul di mana-mana? Something feels organic... or not? โ๏ธ
pentingnya lu baca apa yang lu tanda tanganin dan lu ambil, kalo lu pinter mah lu buka usaha dulu terus ambil KUR retail di cabang, itu max plafonnya sampe 500jt bunganya flat 6%.
Bukan riba yang ngeri, tapi:
1. Kebodohan. Sebelum akad KPR, semua hitungan sudah dijembrengin. Cicilan tiap bulan itu ada porsi pokok dan bunga. Pokok utang akan selalu berkurang. Bacalah semua yang diberikan kepada kalian pada saat akan membeli rumah. Pelajari dan tanyakan agar kalian benar-benar paham.
2. Kemunafikan. Sejak awal dia sudah tau bahwa KPR itu ada bunganya, tapi tetap diambil, lalu di kemudian hari teriak-teriak "ngerinya riba"? Gimme a break.
3. Ketiadaan kemampuan berpikir. Liat point no. 1, sehingga jika pokok utang adalah 250jt, pada saat dilunasi, tidak mungkin pokoknya bertambah jadi 260 juta. Selama 4 tahun pokok utang akan terpotong sedikit demi sedikit. Berbeda dengan pembiayaan kendaraan bermotor, ketika KPR dilunasi, maka yang wajib dilunasi adalah pokok utangnya saja. Paling hanya penalti pelunasan lebih awal, itupun jika masih dalam batas waktu yang ditentukan.
4. Penyebaran kebohongan yang dilakukan oleh akun yang mengaku "dakwah." Lucu banget. Ngefitnah tapi mengaku dakwah.
๐จ 400 TIM BAYANGAN: INOVASI ATAU PINTU KORUPSI BARU?
Kalau benar ada sekitar 400 orang โtim bayanganโ di Kemendikbudristek era Nadiem, pertanyaan publik tidak boleh berhenti pada: โMereka pintar atau tidak?โ
Pertanyaan yang lebih penting:
Siapa yang merekrut?
Siapa yang menggaji?
Dari pos anggaran mana?
Apa dasar hukumnya?
Apa output kerjanya?
Siapa yang mengawasi?
Kepada siapa mereka bertanggung jawab?
Negara tidak boleh dikelola seperti startup pribadi.
Dalam birokrasi negara, tidak boleh ada kekuasaan tanpa struktur, anggaran tanpa akuntabilitas, dan pengaruh besar tanpa pertanggungjawaban hukum.
Kalau ratusan orang di luar struktur formal bisa ikut mengendalikan arah kebijakan pendidikan nasional, maka ini bukan sekadar โtim inovasiโ.
Ini berpotensi menjadi kotak hitam kebijakan.
Dan kotak hitam seperti ini wajib diaudit total.
Jangan-jangan setelah Chromebook dan Google Cloud, tim bayangan 400 orang ini menjadi pintu masuk kasus korupsi baru.
Pendidikan bukan ruang eksperimen elite teknologi.
APBN bukan venture capital.
Kementerian bukan perusahaan rintisan.
Anak-anak Indonesia bukan data pasar.
Buka semuanya.
Audit kontraknya.
Audit gajinya.
Audit output-nya.
Audit konflik kepentingannya.
#TimBayangan #NadiemMakarim #KorupsiPendidikan #WhiteCollarCrime #ChromebookGate #GoogleCloudGate #MerdekaBelajar #APBNPendidikan #PendidikanIndonesia #AuditDigitalisasiPendidikan