Kenapa kita sulit untuk menerima? Karena sering kali kita masih mempertahankan eskpektasi-ekspektasi di kepala. Mempertanyakan "mengapa begini, mengapa tidak begitu saja?" Kita memaksakan diri untuk mengendalikan sesuatu yang di luar kontrol kita sehingga menerima jadi sulit.
Membicarakan keburukan orang lain, tapi di satu sisi mau menerima pemberian dari orang yang digunjing. Itu sama halnya meludah ke atas, lalu jatuh mengenai wajah sendiri.
Kalau benar lelaki hanya jatuh cinta satu kali dan sisanya melanjutkan hidup. Aku ingin jatuh cinta pada diriku saja dan kulanjutkan hidup yang Tuhan mau
Tidak ada klasifikasi emosi negatif atau positif. Kamu berhak marah kalau seseorang mencelamu. Kamu berhak menangis kalau lagi sedih dan terpukul. Kamu berhak kecewa kalau harapanmu patah. Kamu berhak senang karena membeli barang yang kamu suka. Rayakan semua pada tempatnya.